“Dewa Dewi” ( Nominator kategori Women’s Issues, Pesta Blogger 2007 )

Orgasme Pada Wanita

18 Juli 2007 · & Komentar

20061013_shortbus2.jpg

 

Satu kata yang paling sering dipergunakan dalam terminologi hubungan  seks  adalah orgasme. Atau lebih enak dikatakan dengan puncak kenikmatan seksual. Orgasme merupakan kata serapan  dari bahasa Yunani, Orgasmus. Yang bisa diartikan matang,  membengkak, penuh gairah. Dalam bahasa sansekerta, orgasme disebut urg. Yang artinya kuat.

Sedangkan orang Perancis lebih senang menyamakan orgasme sebagai  le petit mort atau the little death ( kematian kecil ). Penamaan seperti ini agak unik. Mati kecil ? Ya. Karena orang yang berada pada fase orgasme, kesadarannya menurun. Dalam dunia medis, dinamakan “delirium. ” Artinya kesadaran yang mengabur ( perhatikan gambar diatas baik – baik ).

Orgasme pada pria dan wanita ternyata begitu unik. Karena proses perjalanannya begitu berbeda. Pria membutuhkan waktu yang tidak relatif lama. Secara umum pria gampang sekali mengalami orgasme. Kecuali  pada penderita depresi yang minum obat anti depresi.  

Biasanya penderita ini mengalami kesukaran orgasme, dan tidak bisa mempertahankan ketegangan alat kelaminnya dengan baik. Hal ini dikarenakan, sebagai efek samping obat anti depresi. Karena gampangnya orgasme,  banyak ditemukan pria – pria yang mengalami gangguan ejakulasi dini. Atau cepat keluar  spermanya.

Sedangkan pada wanita,  dia membutuhkan waktu yang lama sehingga dia bisa mencapai orgasme. Dia membutuhkan foreplay yang cukup, agar bisa menuju puncak kenikmatan.  Perbandingan jalan menuju orgasme bagi pria dan wanita, bisa dibuat perumpamaan yang unik. Pria seperti microwave, yang cepat bikin panas.Dan cewek seperti tungku arang, yang kerjanya lambat. Tentu anda bisa melihat perbedaannya.

Tak heran, banyak ditemukan kasus, bahwa wanita tidak puas dalam berhubungan intim. Ketika si suami sudah mencapai orgasme, tetapi istrinya masih belum.Menurut Alfred Kinsey, D.Sc seorang peneliti seks yang terkenal, lebih dari 50 %  istri – istri didunia ini yang tidak pernah mengalami orgasme.

 Bahkan ada yang bisa merasakan pertama kali ketika usianya 60 tahun. Dimana orang tersebut  cukup matang dan berpengalaman, sehingga dapat mempfungsikan alat vitalnya dengan baik, dalam berhubungan intim.

Menurut penelitian yang diadakan di negara Belanda  tahun lalu, sebanyak 30 % para istri tidak pernah merasakan orgasme. Terutama pada wanita yang tertutup dalam urusan seksual. Dan kelompok wanita yang tidak mengalami orgasme ini, sebagian besar ditemukan pada warga pendatang, dimana seks dinegara asalnya dianggap sebagai hal yang taboe.

 Jika di negara barat saja,  masih banyak ditemukan wanita yang  tidak mengerti ( merasakan) orgasme,  mungkin angkanya lebih besar lagi di negara yang masih mentaboekan masalah seks.

Bagaimana dengan negara Indonesia. Apakah sebagian  besar sudah mengetahui, dan mengerti tentang kenikmatan orgasme ini ?  Apakah pria dan wanita sudah mengetahui, untuk saling memuaskan dalam hubungan seksual ? Andalah yang mengetahui jawabannya. ( Majalah Dewa Dewi Online )

                                   ****************

Kategori: Artikel

46 tanggapan so far ↓

  • zakki dj // 9 Agustus 2007 pada 07:14

    Pertamax. Saya bukanlah orang yang sudah menikah, tapi saya ingin tahu sebelum menyesal kemudian. Bagaimana caranya agar waktu orgasme antara pasangan suami-istri bisa bersamaan. Atau adakah tips agar tujuan di atas tercapai? Sehingga kedua pihak merasa puas tanpa ada yg merasa terzalimi. Terimakasih.

    ********************************************************

    Dewa Dewi Nulis :

    Bercinta adalah seni. Hasrat yang muncul biasanya spontanitas, akan tetapi untuk bisa menikmati kreatifitas seni tersebut, harus dikomunikasikan dan dimusyawarahkan. Bahkan untuk mencapai orgasme agar bersamaanpun harus disepakati kebersamaannya. Tetapi ini akan membaik sejalan dengan waktu dan latihan bersama.

    Pria harus menggunakan tekhnik “menunda ” orgasme, dengan mempertahankan rangsangan, agar wanita menuju fase orgasme. Pria yang disebut “lover “seperti kasanova ( bisa mendapatkan wanita dan memuaskannya ) bukanlah type pria yang minta dilayani diatas ranjang, melainkan type pria yang melayani pasangannya.

    Banyak ramuan tradisional dan modern seperti viagra dipake masyarakat. Tetapi obat dan ramuan yang ada, hanya berkhasiat untuk membangkitkan ereksi dan mempertahankan ereksi. Bukan untuk memperlama agar bisa menunda orgasme. Banyak tekhnik yang dipake panduan untuk bercinta, buku kuno seperti kamasutra dan Seks ala Tao ( China ) tetap relefan dipake. Seks Ala Tao lebih menitikberatkan bagaimana seseorang menikmati orgasme keseluruhan ( jiwa raga ) dan bukan ejakulasi semata. Makanya buku ini enak dipake, bagi pria yang ingin mengenal baik tentang seni bercinta dan mengatur orgasme.

    Semoga bisa dijadikan pertimbangan.
    Salam hangat dari Belanda.

  • zakki dj // 9 Agustus 2007 pada 09:30

    Terimakasih atas bimbingannya DD. Semoga bisa jadi bahan persiapan untuk pernikahan saya nanti. Saya juga ingin bukan jadi pihak yang minta dilayani, tapi saling melayani dan memuaskan satu sama lain. Semua memang butuh latihan.

    Salam hangat dari Bandung.

    ***************************************

    Dewa Dewi Nulis ;

    Semoga sukses dalam mempersiapkan perkawinan dan masa depan.

    Salam hangat dari Belanda

  • putri // 24 September 2007 pada 14:17

    Apakah kalo cewek sering di rangsang, lama – kelamaan kelaminnya akan membuka/ diki sedikit menjadi lebar,harena rangsangan.

    ________________________________________________

    DD Nulis :
    Maksud anda ” pada ” saat dirangsang ?
    Jawabnya, iya.

  • putri // 24 September 2007 pada 14:19

    Apakah pemanasan yang kami lakukan dengan lidah itu berbahaya ? Karena istri aku sangat senang saya gituin .
    yang saya tanyakan apa bahaya nya?

    __________________________________________________________________________________________

    DD Nulis :

    Melakukan oral seks adalah salah satu variasi dalam menikmati kehidupan seks.
    Oral seks tidak ada kaitannya dengan dunia modern atau konservatif. Karena dibuku maha kuno Kamasutra, oral seks sudah ditulis dan dipraktekkan.

    Walo demikian, pada akhirnya aktivitas oral seks banyak dipengaruhi oleh norma – norma yang berlaku disetiap masyarakat atau negara. Bahkan ada yang menyarankan untuk tidak melakukan, atau bahkan melarangnya! Norma yang berlaku ini juga tidak muncul secara asal – asalan saja, tetapi memiliki landasan dan alasan. Sebagai contoh di Singapura.

    Bertahun tahun oral seks di Singapura dimasukkan kedalam tindakan yang melanggar hukum. Namun baru baru ini, oral seks sudah diperbolehkan secara hukum.

    Oral seks dilakukan dengan beberapa alasan.

    Bagi pasangan yang belum menikah, sebagai pemuasan seks tanpa ada resiko terjadinya kehamilan.
    Bagi pasangan yang sudah menikah, melakukan oral seks adalah bagian dari variasi. Dengan catatan, disetujui dan disenangi kedua belah pihak.

    Syarat mutlak yang diperhatikan, adalah keduanya sehat. Dan menjaga kebersihan.

    Melakukan oral seks bukan berarti tanpa resiko atau bahaya. Karena terjadi persentuhan antara mulut dan cairan vagina. Lidah, bibir dan rongga mulut, merupakan organ tubuh yang hanya dilapisi oleh mukosa ( selaput tipis ) dan kurang elastis.
    Jaringan ini mudah terluka, dan “bukan” merupakan benteng yang kokoh dalam menghadapi bakteri dan virus.

    Dalam kesehari -harian ditemukan bibir, lidah dan mulut yang sering mengalami kekeringan dan pecah – pecah. Hal ini menyebabkan lebih rawan penularan. Seperti halnya Jamur Clamidya, Herpes genitalis, gonore, Hepatitis, HIV, kutil pada alat kelamin, dan sebagainya.

    Jika anda tetap melakukan aktivitas oral seks, yakinlah bahwa anda sehat dan tidak mengalami radang dimulut. Usahakan istri anda menjaga kebersihan, terutama kebersihan bagian intim. Jika dia merasa ada hal – hal yang tidak beres diorgan intimnya, sebaiknya diperiksakan ke dokter, dan jangan melakukan oral seks dulu.

    Ini adalah jawaban berdasarkan pengalaman dan pengetahuan semata !
    Jawaban secara profesional bisa anda dapatkan sendiri, lewat konsultasi ke dokter atau seksuolog yang anda percaya.

    Semoga jawaban ini membantu!

  • zaq1 // 27 Oktober 2007 pada 14:52

    enak..enha..k, tambuah kali…

  • bachry // 30 Oktober 2007 pada 08:29

    Aku (31th) sudah punya isteri, tiap kali berhubungan badan dalam 30 detik aku udah keluar. Tapi biar istriku bisa puas aku tetap ngelanjutin berhubungan badan, karena meski udah keluar penisku masih bisa ereksi lebih kurang 10 menit. Meski istri bisa orgasme, tapi aku pengin penisku bisa lebih bertahan lama, jadinya orgasmenya bareng sama istriku. Bagaiman cara mempertahankan ereksi biar lebih lama?

    _____________________________________
    DD Nulis:
    Anda mengalami problem ejakulasi prematur. Tetapi anda tidak perlu gelisah, semua bisa diatasi dengan baik. Langkah utama yang perlu diperbaiki adalah meningkatkan stamina fisik dan psikis. Makan makanan yang sehat, berolah raga dan mengurangi stress.

    Ereksi anda akan bertahan lebih lama, jika anda menunda ejakulasi. Perbincangkan dengan istri keluhan ini, karena dia bisa membantu. Buat pemanasan yang lebih lama, karena banyak wanita yang merasakan orgasme difase ini, tanpa harus panetrasi.

    Anda bisa menerapkan cara panetrasi terputus ( jika terasa “ingin keluar “) anda harus mencabutnya. ;) Ulangi hal ini berkali – kali, dengan bantuan kesabaran istri. :)

    Banyak latihan pernafasan dan cara senggama yang efektif untuk mengatasi hal ini. Konsultasikan dengan dokter, Beliau akan memberikan jawaban yang tepat dan terperinci.

  • Simon E // 30 Oktober 2007 pada 16:45

    Berapa lama sih waktu yang normal dibutuhkan wanita dari penetrasi sampai orgasme?

    _____________________
    DD Nulis:
    Sangat berlainan. jangan memfokuskan pada waktu, tetapi kwalitas permainan. Karena hal ini yang berperan penting dalam membawa wanita ke puncak kenikmatan. Permainan yang baik, adalah bagaimana seorang pria mengantarkan wanita ke fase orgasme pada saat pemanasan, sebelum terjadi panetrasi.

    Cara ini akan lebih efektif untuk orgasme wanita yang kedua kali dan seterusnya. karena pada kenyataannya, banyak wanita yang mengalami orgasme, justru bukan karena rangsangan panetrasi, tetapi justru pada saat pemanasan.

  • DANI // 10 Desember 2007 pada 19:12

    knapa wanita ma priaorgasmeya cpt pria?

    ______________
    DD nulis :
    Orgasme sebenarnya bisa diatur. Tetapi skema menuju orgasme antara pria dan wanita, memang dari sononya lebih cepat pria. Tetapi dalam permainan semua bisa diatur, kok. Walo emang agak sukar. Dengan bekal pengetahuan yang cukup dan latihan, semua akan berjalan lancar. :)

  • udins // 13 Desember 2007 pada 06:15

    Sy adalh pria yg sdh beristri dan punya 2 anak yg sy tanyakan,gmn caranya agar supaya pria eriksix bisa lebih lama and gmn caranya pula agar perempuan bs orgasme lebih cepat.

    Trims sebelumx

    ____________________________
    DD nulis :

    Melemahnya tingkat ereksi dipengaruhi banyak hal. Jika memang anda sehat, biasanya faktor kelelahan dan stress yang memicu hal ini. Anda bisa memulihkan dengan menjaga dan meningkatkan stamina dengan cara hidup sehat.

    Agar istri anda lebih cepat orgasme, anda harus membuat permainan yang menyenangkan dan menggairahkan buat dia. Anda tau khan, yang dia gemari? Buat permainan yang lebih lama dan mengasyikkan tanpa panetrasi. Jika istri dalam keadaan ngga “mood” ato capek, jangan dirayu – rayu untuk bercinta.

  • ismael bach // 26 Desember 2007 pada 02:27

    saya adalah pasangan muda,terusterang saya masih bingung untuk masalah ini(orgasme pada perempuan).
    ada gak sih tanda-tanda yang bisa kita liat dari istri yang sudah klimaks?atau kah hanya dari sisi psikloginya saja.
    mohon dukunganya dan trimakasih.

    _________________________________________
    DD Nulis :

    Orgasme pada wanita “banyak” yang dialami wanita sebagai pengalaman psikis. Orgasme pada wanita tidak “mutlak”ditandai dengan semburan cairan seperti halnya pria. Tanda – tanda wanita yang sedang orgasme bisa dilihat, karena pada fase ini dibarengi dengan mengejangnya otot – otot tertentu. Bahkan ada yang mengeluarkan suara rintihan yang tidak tertahankan.

    Tanyakan pada pasangan anda, apakah dia mengalami orgasme beneran atau tidak. Banyak wanita yang mengalami orgasme “pura – pura “karena hanya untuk menyenangkan suami belaka.

  • Anonim // 19 Februari 2008 pada 08:09

    dear DD

    saya baru pertama kali membaca blog ini. blog ini sangat bagus untuk menambah pengetahuan kita sehingga bisa membahagiakan para istri.
    ada yang mau saya tanyakan, di vagina wanita itu tiap hari ada kotoran /dagi warnanya putih, dan baunya sama dengan seperti lakilaki yang di kepala penis. pertanyaan saya adalah :
    1. apakah kotoran itu berbahaya?, apakah harus setiap kali dibersihkan?, bagaimana cara membersihkannya? sedangkan barang letaknya tak kelihatan.
    2. kalau kita berhubungan dengan kotoran itu tidak dibersihkan apakah bisa masuk ke dalam liang vagina? dan berbahaya gak? apa dampaknya?
    3. kalau saya sering protes pada pasangan saya, minta vagina dicuci bersih ya, harus pakai sabun apa ?, biasanya saya yang membersihkan sebelum kami berhubungan dengan kapas di lap? tapi lama lama jadi bosan juga hehehe. masa sebelum bertempur saya yang harus kerja dulu. apakah memang dd, kalo tugas membersihkan kotoran adalah lakilaki?
    4. bagaimana ciri wanita orgasme, apakah dengan sembuhan air seperti air seni itu bukti dia sudah mencapai orgasme?

    sekian dan terima kasih.

    _____________________________________________________
    DD Nulis :

    Semua kotoran akan memberikan dampak yang tidak baik, dan harus dibersihkan. Dan usahakan kotoran ini tidak masuk ke tubuh wanita. Makanya bagi pria juga kudu dibersihkan, demikian juga wanita.

    Cara yang efektif untuk membersihkan, adalah dengan menggunakan air yang bersih saja juga sudah cukup. menggunakan bahan lainnya tentu boleh juga. Tetapi banyak orang yang mengeluh saat bercinta, karena bau sabun. ;)

    Kalo air bersih tidak meninggalkan bau tertentu.

    Sebaiknya sebelum “main” kedua belah pihak mencuci “onderdilnya “terlebih dahulu. Melakukan ritual mandi sebelum bercinta adalah langkah yang tepat. Apalagi kalo pake bau – bauhan yang harum :)

    Orgasme pada wanita banyak dialami sebagai pengalaman psikis, walo memang ada yang bisa mengalami semburan karena rangsangan pada G-spot. Orgasme pada wanita bisa ditandai dengan mengejangnya otot – otot tertentu yang bisa dilihat.

  • Lia // 25 Februari 2008 pada 13:45

    Muw tau neh,
    biasanya cara cepet ngerangsang cowok tu gimana seh??

    ______________________________________________
    DD Nulis :

    Ingin cepet ngerangsang cowok ? Hmm……..
    Dalam rangsangan seksual, cowok lebih berkaitan erat dengan visual-nya ( dengan apa yang dilihat ). Dalam hal ini wanitanya harus “menggairahkan “menurut pandangan matanya. Hal ini bisa anda tangkap, kalo Mba mengenal dekat pasangan ( mengetahui kebiasaan dan kegemaran dia). Sehingga hal ini akan mempermudah bagaimana anda “memancing “selera dia.

    Jangan menjatuhkan “ego” pasangan dengan kalimat – kalimat yang tidak enak didengar telinga, justru Mba harus melakukan sebaliknya( pelajari seni memberikan kritik dan saran ).

    Jika tubuh pria itu diibaratkan rumah, pasti didalam rumah itu ada “kamar” yang dia sukai. Dia senang kalau pasangannya “betah “dan “suka “dengan kamar kesayangannya. Dan “dikamar” tersebut, ada bagian – bagian yang istimewa. Karena dibagian dinding – dindingnya ada yang lebih sensitif.

    Dia ingin anda “menemukan “dan “mempermainkan ” !

    Semua ini akan lebih efektif dengan komunikasi yang terbuka. Tetapi sayang, banyak faktor yang membuat komunikasi terhambat. Namun semakin anda lebih dekat secara “emosional” dengan pasangan, semua akan berjalan lebih lancar.

    Semoga bisa dijadikan pandangan,

  • riri // 15 Maret 2008 pada 10:15

    orgasme teh apa?

  • kadi // 2 April 2008 pada 11:24

    apa sebenarnya perasaan perempuan kalo payudaranya diremas2 ?
    apa obat supaya bisa tahan lama, lama untuk ejakulasi bagi pria

  • kadi // 2 April 2008 pada 11:29

    gimana agar cewe mau dicium bibirnya

  • wikino // 7 April 2008 pada 07:29

    saya seorang pria 48 th sudah menikah lebih dari 20 th, punya anak 2 (laki dan perempuan), istri 44 th. Hubungan intim cukup baik, normal, kami bisa mengatur orgasme secara bersamaan, bahkan kalau lagi santai dan kondisi tubuh prima, saya bisa orgasme sampai 2 kali sementara istri sampai 3 kali. Tapi itu kira-kira 2 tahun yang lalu. Sekarang kondisinya berbeda…. memang saya sekitar 5 tahun lalu mengidap DM, tapi sejak 4-3 tahun lalu DM bisa terkontrol, buktinya sampai bulan lalu kami masih bisa melakukan hubungan intim dengan menyenangkan, kami masih bisa mengatur orgasme secara bersamaan. Kira-kira sebulan ini, saya merasakan lebih cepat loyo, ereksi tidak terlalu keras, akibatnya terjadi ejakulasi dini, lebih parah lagi, walaupun saya teruskan istri saya bantu masturbasi bagian clitorisnya, baik oral maupun dengan tangan, sepertinya istri saya menjadi sangat lama mencapai orgasme, walaupun tetap dapat dicapai. Tapi saya merasa sedih, karena sepertinya kepuasan ngga sempurna, karena orgasme tidak dibarengi penetrasi penis dan ejakulasi yang selama bertahun-tahun kami nikmati bersama.

    Kami berdua rajin menjaga makanan sehat, juga saya karena mengidap DM, juga kami melakukan olah raga dengan melakukan jalan/lari di tread mill sekitar 32 menit, biasanya antara 170-220 kalori. Kami merasa bugar, tapi kok ya saya tetep kurang perkasa dan istri makin lama mencapai orgasmenya (entah perasaan atau sesungguhnya, karena memang kami tidak pernah mempunyai patokan waktu – bagi kami asal bisa menikmati bersama, itulah yang penting).

    Mohon arahannya, apa yang harus kami lakukan untuk mengembalikan kondisi kami.

    Terima kasih

    Wikino….

  • Dewa Dewi // 12 April 2008 pada 09:49

    DD Nulis :

    Untuk Bung Wikino,
    Motto yang dipegang teguh bagi pengidap DM adalah ” hidup bersama dan bergaul dengan DM. ” Jika motto ini diresapin benar – benar, maka akan mengurangi tekanan psikis karena ditubuh ditemukan DM.

    Usia anda sangat muda. Di negara barat yang bisa menunjang para penderita DM, plus ketekunan dan ketaatan hidup sehat individu, para penderita DM banyak yang mencapai usia diatas 90 tahunan, dengan pola kehidupan seksual yang wajar seperti orang yang non DM.

    Beberapa faktor yang dipegang teguh bagi penderita DM antara lain :

    1. Disiplin dalam diet.
    2.Aktifitas yang teratur.
    3.Memahami tubuh akan gejala peningkatan atau penurunan kadar gula darah.
    4. Rajin mengontrolkan diri ke dokter.

    Dari cerita anda, DD sudah menemukan bahwa anda sudah mempraktekkan hidup sehat. Yang jadi probelm anda hanyalah tentang transisi pola kehidupan seksual anda yang tampaknya menurun / berubah. baik dari pihak anda sendiri maupun dari istri.

    Hal ini wajar, karena bagaimanapun juga kondisi anda juga tidak sama seperti dulu lagi. Adanya melemahnya kemampuan ereksi anda bisa diakibatkan oleh dua hal :

    1) Penyakit DM anda yang mengganggu berbagai system atau sirculasi darah ke bagian organ seksual.

    2) Psikis ( perasaan “jatuh ” setelah mengetahui divonis menderita DM ).

    Untuk yang nomor 1 anda bisa konfirmasikan lebih jauh dengan dokter anda. Hubungi internist ( ahli penyakit dalam ).

    Untuk yang nomor 2 ada beberapa tips :

    1. Istri anda sudah mengetahui jika anda penderita DM. Minta pengertian dan dukungannya.(tampaknya sudah terlihat ).

    2. Pendapat yang mengatakan bahwa wanita hanya merasakan kenikmatan orgasme karena panetrasi penis adalah tidak benar.

    Karena sebagian besar wanita, justru banyak yang merasakan orgasme klitoral, saat dicumbu, dan bukan orgasme vaginal karena rangsangan saat panetrasi.

    3. Jangan paksakan panetrasi, jika ereksi anda tidak optimal, karena akan bikin frustasi kedua belah pihak.

    4. memperlama permainan dibagian pemanasan, lebih efektif bagi kedua belah pihak.

    5. Jika melakukan panetrasi, pilihlah posisi yang membuat anda pasif. Pilih sajalah sendiri. Sarankan pada istri anda untuk mengatur ritme, dan jika anda merasa sudah tidak tahan, lalu dihentikan sejenak. ( system putus sambung).

    6. Jangan menggunakan obat – obatan yang diluar resep dokter. Efek sampingnya mungkin lebih buruk dari pada yang anda bayangkan.

    7. Untuk ejakulasi prematur anda, kunjungilah seksolog. Anda akan diberikan berbagai tips yang lebih luas.

    8. Anda beruntung, memiliki istri yang mau mengerti. Dia puas, kok. Kalau anda hanya berpatokan pada orgasme, ini ngga bener. Kenikmatan seorang wanita tidak seperti pada pria, yang mendasarkan hanya pada orgasme.

    Dia masih bisa, toch. Kalu sekarang waktunya agak lama, ya wajar. Dalam masa transisi semua harus menyesuaikan dan membiasakan dulu.

    Semoga bisa dijadikan pandangan,
    Salam hangat dari DD

  • icha // 21 April 2008 pada 01:10

    Dear DD.
    saya wanita umur 23 tahun dan baru menikah tepat hari ini satu bulan pas. yang ingin saya tanyakan selama saya berhubungann dengan suami saya tidak pernah merasakan orgasme. Mohon penjelasannya apa yang dirasakan pada saat orgasme tesebut.
    by icha

  • Dewa Dewi // 1 Mei 2008 pada 17:06

    Jawaban untuk Mba Icha,

    Sebelumnya DD perlu menekankan, bahwa jawaban yang diberikan DD menitik beratkan pada pengalaman pribadi dan pengetahuan umum yang DD miliki.

    Konsultasi ke pihak profesional ( dokter yang bersangkutan ) tetap dianjurkan.

    Data yang mba Icha cantumkan memang sedikit sekali untuk bisa mengetahui apa yang terjadi pada kehidupan seksual anda.

    Pertanyaan anda sama dengan pertanyaan 30 % para istri yang tinggal di negara modern, dimana mereka tidak pernah merasakan orgasme ( tidak memahami orgasme ).

    Jika dilihat dari usia perkawinan anda, semua masih masuk akal, kenapa anda belum merasakan orgasme. Ada beberapa hal yang perlu diulas.

    1. Tidak (blom )bisa orgasme karena faktor dari diri anda.
    2. Tidak (blom ) orgasme karena faktor suami.
    3. Faktor diluar nomor 1 dan nomor 2.

    Ulasan nomor 1 :

    Psikis :

    * ) Perasaan malu, cemas, kurang PD dll semua mempengaruhi kondisi pikiran anda. Ketelanjangan bulat secara fisik ( bugil ) tidak sedemikian gampangnya dengan membugilkan hati, pikiran dan perasaan kepada pasangan.

    Semua perlu waktu. Dari lahir hingga menjelang menikah, anda sudah terdidik dengan pemahaman menutupi bagian intim. Ketika akhirnya harus telanjang ( fisik ), psikis ( tingkah laku dan ucapan ), semua memerlukan waktu agar tidak canggung dan merasa nyaman. Walo dengan suami sendiri, lhoh.

    *) Penyerahan total.
    Kenimatan seks bisa dinikmati dan dihayati, jika saat melakukan sudah berhasil meninggalkan pikiran pikiran perasaan bersalah, jijik, risih, dll.

    *) Mengenal bagian intim pribadi yang kurang optimal. Mengenali bagian intim sendiri, dan mengetahui bagaimana meramunya agar bisa dioptimalkan bareng dengan suami ( komunikasi yang terbuka ).

    Ulasan nomor 2 :

    * ) Dikebanyakan kasus, banyak pria saat hari – hari permulaan pernikahan, yang masih belum bisa menunda orgasmenya ( cepat keluar ), sehingga kurang bisa memberikan waktu buat istri agar bisa mencapai orgasme.

    *) Bukan rahasia umum, bahwa saat hubungan seksual pria biasanya egois. Artinya, dia bisa mentarjetkan tujuannya ( orgasme ). Sementara banyak yang belum memahami, bagaimana membuat pasangannya bisa orgasme terlebih dahulu.

    *) Lemahnya pengetahuan dan ketrampilan.

    Menuntut posisi bercinta yang bermacam – macam, yang belum tentu nyaman, dan memberikan kenikmatan buat pasangannya.

    TIPS yang diberikan DD :

    1. Bilang ke suami kalo anda masih belum bisa orgasme optimal ( mungkin anda masih mengalami secara psikis ) dan bukan secara fisik.

    Kalo anda bilangnya salah justru menuai masalah. Suami merasa rendah diri, kalo dia mendengar tidak bisa membuat istrinya orgasme. Bilang, kalo anda blom optimal mendapatkan orgasme.

    2. Mempraktekkan posisi bercinta yang paling anda nikmati. Biasanya yang memicu anda aktif. Anda bisa praktekkan anda diatas, suami dibawah.

    3. Mencoba – dan mencoba lagi saat pemanasan, yang membuat anda merasakan kenikmatan tanpa panetrasi.

    4. Memperbaiki komunikasi yang intim dan terbuka.

    Kesimpulan :

    Permasalahan tidak mutlak karena faktor dari diri anda, tetapi dari kedua belah pihak. Anda dan suami dalam masa masa mencoba dan mencoba. Semakin banyak mencoba ( pengalaman ) semakin membuahkan hasil yang optimal.

    *) Untuk kenikmatan yang dirasakan saat orgasme, suatu saat DD tulis terpisah dalam bentuk artikel.

    Jika dalam beberapa minggu kedepan blom mendapatkan hasil, nulis lagi ke DD. Ntar dibicarakan bareng.

    Salam hangat,

  • idi // 8 Mei 2008 pada 08:18

    apa ada masalah jika pria sering masturbasi???

    ________________________________________
    DD Nulis :

    Masturbasi sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan, karena merupakan kegiatan seksual yang sehat dan wajar. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diketahui.

    a) Fisik : Terlalu sering masturbasi bagi pria bisa menimbulkan kelelahan. Jika tidak diimbangi dengan nutrisi dan olah raga yang baik, maka bisa menurunkan stamina.

    b) Psikis : Perasaan bersalah dan berdosa ( Tetapi ini tergantung dengan pola pendidikan, agama, adat dan budaya tempat pribadi tersebut dibesarkan ).

    c)Sosial : Bisa memicu perasaan minder, karena mempunyai kebiasaan yang secara umum dipandang kurang baik, dan dipendam sendiri. :) :) :) :) :)

  • Adi // 2 Juni 2008 pada 02:42

    ketika berhubungan dengan istri, saya sekitar 5 menit mengalami langsung ejekulasi.
    gimana caranya agar ejakulasi agak lebih lama?

  • tio // 19 Juni 2008 pada 09:34

    koq bs pria lbh cpt ejakulasi dr pd wanita!!!??? emank ny bedanya ap??

  • maya // 29 Juni 2008 pada 12:28

    umur saya 23 tahun, saya masih virgin, saya sudah 2 tahun ini sering masturbasi setiap hari dengan menggunakan vibrator, apakah dapat merusak bentuk vagina (saya tidak memasukkan nya) hanya menggesek dan menempelkannya di bibir vagina saya, mohon bantuannya sebab sekarang kalau sedang haid saya selalu mengalami keputihan.

    _____________________________________________________________
    DD Nulis :

    Menggunakan vibrator jika sejauh hanya dipake merangsang bagian luar, tidak akan mempengaruhi. Higienis vibrator tersebut harus diperhatikan dengan baik.

    Sejauh mana keputihan yang kamu alami ? Coba perhatikan warna, bau, dan banyaknya. Jika terasa cukup mengganggu, konsultasikan ke dokter setempat.

  • yose // 1 Juli 2008 pada 07:10

    Dear DD.
    saya pria 34th dan istri 32th kami dah 4th menikah dikaruniai anak 1.
    Yg mau saya tanyakan stlh istri melahirkan , susah sekali mencapai orgasme kalau posisinya dibawah,tp kalau posisinya diatas lebih kurang 5 menit dia dah kluar(orgasme).
    Trima kasih atas jawabanya.

    _________________________________________________________
    DD Nulis :

    Dari keterangan pendek yang anda berikan, sepertinya ngga ada yang perlu dirisaukan. Hanya menyangkut tentang pengalaman posisi bercinta.

    Ketika istri anda berada dibawah dan mengalami kesukaran dalam orgasme, jika tidak disertai gangguan – gangguan yang lain, DD rasa ngga perlu dibuat panik. Mungkin dengan latihan dan pemanasan yang lebih optimal, akhirnya tercapai juga dan terbiasa lagi.

    Jika istri anda lebih mudah orgasme dengan posisi diatas, itu wajar. Klitoris lebih mendapatkan rangsangan yang optimal, dan dia lebih mudah mengatur ‘ritme’ dan ‘gerakan – gerakan’ lebih leluasa.
    Dari segi psikis, dia ada kepuasan sebagai pemegang kendali.

    Untuk anda juga lebih menguntungkan. Karena dengan posisi dibawah, berarti anda lebih bisa menunda orgasme, dan mengantarkan dia lebih cepat ke orgasme pertama kali, dan menuju orgasme berikutnya.

    Salam hangat,

  • kani // 19 Juli 2008 pada 09:37

    apakah normal saat berhubungan keluar cairan berwarna putih seperti sagu dari vagina, sehingga menenpel di alat kelamin suami saat berhubungan.

    ___________________________________________________________
    DD Nulis :

    Anda konfirmasikan dengan istri anda, apakah dia mempunyai keluhan seputar keputihan. Istri anda bisa melihat jumlahnya , warnanya dan baunya. Karena semua menimbulkan bau yang khas. Jika ya, silahkan mengunjungi dokter kepercayaan anda.

  • budeysaputra // 20 Juli 2008 pada 11:57

    pertama saya hanya orang yang ingin tau!seputar sex,1.bagai mana cara/tehnik menunda puncak kenikmatan sex.2.apakah akan menimbulkan kelaina jika kitaterlalu sering mengeluarkan sperma dengan percuma/sering di sebut dengan onani.sebelumnya terima kasih,
    wasalam

    _________________________________________
    DD Nulis :

    1. Seks dengan pasangan merupakan proses pembelajaran yang bersifat terus menerus. Semakin sering, semakin menemukan teknik – teknik yang diinginkan. Banyak teknik yang dipake untuk menunda ejakulasi.

    Jika anda masih belum menikah, DD rasa masih belum perlu dijabarkan disini. Mengingat tehnik menunda ejakulasi bisa dilakukan secara efektif, melalui latihan dengan pasangan secara teratur dan berkelanjutan.

    2. Pertanyaan tentang onani sudah terjawab di komentar no.20.

  • sanji // 26 Juli 2008 pada 02:08

    saya seorang wanita 24 tahun!
    kenapa dipermukaan vagina saya bisa tumbuh jerawat(tapi kalo pecah tidak meneluarkan cairan)? ;)

    apa bisa gara-gara saya mencukur habis bulu2 vagina saya?

    hm…saya juga sering melakukan oral bersama suami saya!
    apa itu berbahaya? :)

    _____________________________________________________________________
    DD Nulis :

    Tumbuhnya jerawat pada permukaan vagina bisa diakibatkan oleh berbagai faktor. Perhatikan jumlahnya dan keluhan yang muncul ( kemerahan, nyeri, ato gatal – gatal ).

    Jika hal ini muncul setelah anda mencukur bulu kemaluan, bisa jadi terjadi iritasi ato peradangan selubung akar rambut karena faktor kebersihan dan kuman.
    Jika terasa mengganggu, periksakan ke dokter kepercayaan anda.

    untuk resiko akan aktifitas oral seks, dibahas di artikel ‘ POSISI BERCINTA YANG TIDAK BERDOSA’ dilengkapi petunjuk yang aman.

    :) :) :)

  • anonim // 4 Agustus 2008 pada 13:07

    apakah ada pengaruh apabila orgasme setiap hari.

    _________________________________
    DD Nulis :

    Orgasme setiap hari ngga ada pengaruh negatipnya. Hanya saja harus memperhatikan stamina dan mempertahankan kondisi, agar tetap berada dalam keadaan optimal. :) :) :)

  • Indiana // 29 September 2008 pada 01:22

    Untuk menjaga kebersihan sy sering menggunakan cairan pembersih vagina,
    Apakah ada efek samping sering menggunakan cairan pembersih vagina? Sy pernah dengar cairan ini bisa menyebabkan mandul.
    Mohon bantuannya
    ___________________________________
    DD Nulis :

    Di negara barat sudah terbiasa dengan istilah Douching ( mencuci atau membilas vagina dengan cara menyemprotkan air atau cairan lain kedalam vagina ). Di Amerika Serikat 37 % wanita melakukan douching secara reguler.

    Permasalahannya, cairan apa yang digunakan ?

    Para petugas kesehatan tidak menyarankan douching dengan menggunakan cairan yang mengandung bahan – bahan tertentu, karena dikhawatirkan merubah keseimbangan kimiawi dan flora vagina, sehingga menyebabkan yang bersangkutan rentan terhadap infeksi bacterial. Dan jika infeksi ini berlanjut, akan mengakibatkan terjadinya kemandulan. ;) ;) ;)

    Nggak usah cemas ! ;)

    Vagina bisa membersihkan sendiri dengan cara mengeluarkan cairan mukus. Jika anda melakukan douching, sebaiknya menggunakan air hangat. Atau anda juga boleh menggunakan sabun tanpa bahan pengharum.

    Dengan cara ini anda tidak akan cemas kalo keseimbangan kimiawi vagina yang sangat sensitip akan terganggu.

    Pokoke kudu dibersihin :) :) :) :) :) :)

  • Indiana // 1 Oktober 2008 pada 08:36

    DD thanx bngt jawabnnya. Baru X ini nemu blog yg prhatian ama pngunjungnya. Keep exist yach…

    __________________________________________________
    DD Nulis :

    Sama – sama :) :) :) :) :) :) :)

  • aNDRie // 4 Oktober 2008 pada 04:47

    UUhh….ternyata banyanyak yang lom tau soAl sex yang sesUngguhnya….tape deh..
    makanya,,,,,jangan malU napa klo nanya ma orang lain klo KIta mang ga tau..inimah alesannya klo ada yang dikit aja ngmongin sOAl sex…….langsung..”Ih.,…dia mah ngmngya jORok..”….kwkwkwk.
    ujung2nya kan jadi gini….ga tau kan lo..!!!

    “JOrok2……..’!!!malu bnanya sesat di jalan kan tuh..

    untung ja da blog yang merhatiin N gak males buat bales para komentator BLOgnya….;))

    bagus ni mbak blognya…saya baca dari awal hingga akhir…
    THank’s..
    __________________________________________
    DD Nulis :

    Suka juga baca blog beginian, Andrie ? :twisted:
    Terima kasih atas kunjungannya. :)

    Semoga banyak manfa’at yang bisa kamu petik. ;)

  • thole // 5 Oktober 2008 pada 05:59

    DD, sy pria 27 thn, istri 26 thn. pny ank 1, umur 16 bln dn msh mnyusu. sjk prtma nkah istri blm prnh mrskn orgasme. istri mmang tdk pnglmn dlm seks, cndrung klot. ;)

    stiap brhubngn pginy cpt d sudahi, dn gak mau coba gaya2 dlm hub. oiy, istri sy orngny sgt geli kl d rangsang, dn dia tdk mau d buat gli hngg skrg blm prnah orgsme. km nkah sdh 2 thun. posisi wanita d ats ktny bs mnjdkn wnita cpt orgasme, tp kt istri sm aj.

    apkh DD ad solusi buat km?
    __________________________________
    DD Nulis :

    Memahami latar belakang istri anda, mengingatkan DD pada penelitian tentang seks pada wanita di Belanda. Ternyata di negeri modern ini ditemukan sekitar 30 % wanita yang tidak paham orgasme, dan tidak pernah mengalami orgasme. ;) ;) ;)

    Wanita tersebut kebanyakan dari kalangan pendatang, dengan latar belakang budaya dan pola pendidikan seks di keluarga yang sangat tertutup. Jadi, istri anda tidak sendiri. :)

    Melihat cerita anda yang singkat, bisa disimpulkan kalu seks bagi istri anda masih sebatas kewajiban dan bukan kebutuhan.

    Seseorang merasakan seks sebagai kebutuhan, jika memang dia benar – benar merasakan kenikmatan seks itu sendiri dari dalam dirinya. Tidak monoton karena tuntutan pasangan.

    Bagi seseorang yang masih pemula asli, seks merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan. Anda jangan menuntut atau menggurui, tetapi membimbing dan melakukan eksperimen – eksperimen untuk mengeksplorasi seksualitasnya dengan komunikasi yang terbuka.

    Tentunya membutuhkan waktu dan ekstra kesabaran. Tak lupa, berikan bacaan panduan seks yang menarik ( tidak vulgar ). Karena seks tidak terjadi karena instinct semata, tetapi didukung dengan pengetahuan. :)

    Anda jangan resah, jika istri anda belum juga mendapatkan orgasme. Bukan berarti seks anda tidak baik, tetapi ini berkaitan dengan persepsi tujuan. Tujuan akhir pada pria adalah ejakulasi untuk mendapatkan final kenikmatan, tetapi pada wanita tidak selalu berakhir dengan orgasme ( tentunya tidak semuanya ). Kadang dia berpikir, kalo sudah bisa melayani suami saja sudah cukup. ( berkorban untuk suami ) ;)

    Sejalan dengan waktu, dan latihan – latihan yang cukup, istri anda akan menemukan arti dan makna seks yang sebenarnya. Jadi ngga geli – gelian saja. :) Orgasmepun akan dialaminya. Ini hanya proses saja, kok.

    Kalo masalah posisi bercinta, itu hanya variasi semata, dan setiap pasangan menyikapi dengan hal yang berbeda. Lakukanlah yang terasa enak, aman dan menyenangkan buat kalian berdua. :) :) :)

    Istri anda pada saat ini pada periode menyusui. Dimana banyak ditemukan kesulitan psikologis wanita, dalam menyandang peran ganda ( sebagai ibu dan istri ). Banyak ditemukan kesukaran psikologis dalam membalik perannya sebagai ibu buat si anak , dan sebagai istri yang hot saat ditempat tidur. Faktor kecapekan fisik, emosi, dll juga diperhatikan. Ekstra kesabaran :)

    Semoga membantu.
    Suatu saat boleh nulis lagi, kok. :) :) :) :)

  • ms n.n // 7 Oktober 2008 pada 05:29

    aq mo tanya dikit nih, kalo keseringan masturbasi tuh bahaya ga?
    normalnya buat cewe seumur aku (20 th) berapa kali sih biasanya, masturbasi,
    kalau aku lakukan itu tiap hari terlalu banyak ga?, (kalau ada cew yg mau share makasih ya).

    ______________________________________________________________
    DD Nulis:

    Masturbasi sebenarnya fenomena normal. Memuaskan kebutuhan biologis, yang belum tersalurkan lewat hubungan seks. Menurut pihak medis sebenarnya tidak bermasalah, tetapi menurut agama dilarang. ;) ;) ;)

    Walo masturbasi tergolong hal yang biasa, tetapi bisa juga dikelompokkan kedalam perbuatan yang beresiko, jika tidak berhati – hati. Apalagi jika menggunakan alat yang bisa menimbulkan iritasi, lecet yang memungkinkan infeksi.

    Jika anda merangsang bagian klitoris, hati – hati. jangan sampe keenakan, dan masuk lebih dalam lagi, yang memungkinkan robeknya selaput dara. Tidak ada patokan sering tidaknya masturbasi yang ideal. Tidak masalah kalo anda melakukan setiap hari, asal jangan sampe iritasi, dan menjaga kebersihan. :)

    Kalo terlalu sering, biasanya diikuti gejala psikologis. Seperti halnya munculnya perasaan bersalah ( berdosa ), menurunnya kosentrasi belajar, cepat lelah, rendah diri, terfokus pada fantasi seks yang berlebihan, dan dikhawatirkan tidak bisa melepas kebiasaan ini setelah menikah nanti. :)

    Saran : imbangi dengan aktifitas ( hobby ) yang memungkinkan kebiasaan ini tidak terlalu berlebihan. :) :) :) :)

  • Indiana // 21 Oktober 2008 pada 10:00

    DD sy datang lagi. Sy br aja nikah,br 1 minggu. Ketika melakukan hubungn sex pertama x suamiku penetrasi rasanya kok sakit bngt,kayak ksempitan gt. Stelah beberapa x brhubungn intim pun rasanya masih sakit,suamiku jg belum bisa penetrasi spenuhnya,sedang saya belum merasakan nikmatnya penetrasi.Msh sakit.
    1.Apakah ini normal?
    2.Saat penetrasi blm kluar darah.Apa itu brarti penis blm penetrasi spenuhnya?
    3.Apakah klo sudah penetrasi spenuhnya sy sdh bisa merasakn nikmatnya?
    4.Gmana caranya spaya bisa penetrasi spenuhnya?.
    DD sy mohon bantuannya…

    _________________________________________________________
    DD Nulis :

    Panetrasi adalah peristiwa yang belum tentu menyenangkan ( enak ) apalagi kalo untuk pertama kalinya. Rasa kesempitan yang muncul itu wajar. Hal ini berkaitan erat dengan tingkat rileksasi setiap wanita yang berbeda.

    Ketegangan psikis yang berlebihan juga mempengaruhi otot – otot panggul bagian dalam menjadi tidak rileks, dan seolah – olah melawan ketika sedang dilakukan panetrasi.

    Jangan terkosentrasikan dengan darah keperawanan yang keluar, karena hal ini berkaitan erat dengan tingkat keelastisan hymen setiap wanita yang berbeda. Bahkan hanya keluar beberapa tetes yang bercampur dengan cairan vagina, sehingga tidak keliatan oleh mata.

    Saran DD :

    Sebelum bercinta usahakan serileks mungkin. Berendam air hangat bersama suami adalah hal yang menyenangkan dan membantu. membantu peredaran darah kesemua bagian tubuh, dan membuat ketegangan otot menjadi berkurang.

    Sewaktu hari – hari pertama, usahakan bercinta dengan posisi tradisional ( wanita dibawah dan suami diatas ), dan melupakan dulu gaya – gaya bercinta yang lain.

    Jika memungkinkan, putar lagu – lagu yang romantis saat bercinta, dan semprotan bau parhum yang menyenangkan, untuk mengalihkan ketegangan.

    Pergunakan lubricant ( pelumas ), karena hal ini melicinkan saat panetrasi. Oleskan dibagian sekitar bibir vagina bagian dalam. Sedangkan untuk pria, oleskan kesemua batang Mr. P.

    Lakukan foreplay yang cukup, dan ketika sudah siap panetrasi , usahakan suami melakukan tanpa keragu – raguan, sehingga mudah menggelincir kedalam. Usahakan serileks mungkin, terutama bagian panggul, sehingga membantu suami.

    jangan dibuntuti perasaan sakit, karena ini hanya kekawatiran yang berlebihan saja. Walo anda nanti sudah sering melakukan hubungan intim, ini bukan menjamin sewaktu panetrasi terasa enak dan menyenangkan. Hal ini tergantung tingkat rileksasi psikis dan fisik, dan foreplay yang cukup saat bercinta.

    Semoga membantu,
    Kalo ada masalah boleh nulis lagi. Eh,………. selamat berbulan madu, yaa. Selamat bersenang – senang, deh. :) :) :)

  • Cici // 19 November 2008 pada 14:17

    hai dd, saya sng baca blog ini karena sangat mmbantu menambah pengetahuan sex yg selama ini taboe di indonesia…
    saya sendiri wanita 20 th baru menikah 3 bln lalu…
    saya masih bingung sebenarnya orgasme wanita itu apa harus ditandai dengan keluarnya cairan spt halnya pria saat ejakulasi? suami saya blg, klo orgasme wanita hrs mengeluarkan cairan. tp saat berhubungan intim saya tidak prnh mengeluarkan air spt pria namun tiap penetrasi yg lama selalu muncul rasa ingin buang air kecil tp tidak keluar2? kira2 itu normal? saat penetrasi, saya memang merasakan 1 smpai 2 kali perasaan menegang dan klimaks tp tidak keluar cairan.mohon penjelasnnya..
    terimaksih byk.

    _________________________________________________________________________
    DD Nulis :

    Mba Cici, pertanyaan senada sebenarnya sudah banyak DD bahas disini. Mengenai pendapat suami Mba, mungkin karena beliau terlalu terpaku dengan artikel di blog ini tentang orgasme akibat rangsangan pada G-Spot. ( baca tuntas dengan komentarnya juga ).

    Orgasme pada wanita memang bukan pengalaman psikis semata, karena bisa dilihat juga dari tanda – tanda fisik yang menyertainya. Mba Cici sendiri sudah merasakannya.

    Tentang perasaan pingin pipis saat terangsang ( panetrasi ) adalah hal yang wajar. Tips yang paling bagus adalah pipis dulu sebelum bercinta, baru dibilas air bersih. Hal ini untuk mengosongkan kandung kemih. jadi anda ngga merasa kebelet pingin pipis, walo perasaan ini tetap muncul saat terangsang . :)

    Tentang keluarnya cairan yang membasahi liang vagina sifatnya merembes. ;) Jadi jangan samakan dengan pria :) :) :)

    Selamat bersenang – senang :mrgreen:

  • ocha // 17 Januari 2009 pada 08:40

    gini saya umur nyasa 19 thn saya sering ML sama pacar saya tapi setiap kaaaaaali saya terangsang pasti saya mengeluarkan air yang bau
    apa itu berbahaya bagi saya dan pasangan saya?

    _________________________________________
    DD Nulis :

    Perhatikan jumlah dan warna cairan tersebut. Dan jika memang bau, sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter terdekat.

    Mungkin anda mengalami gangguan ‘ keputihan ‘ dan ini harus diatasi terlebih dahulu, agar hubungan seks menjadi hygienis dan menyenangkan.

    Salam hangat,

  • ardhi // 18 Maret 2009 pada 17:02

    artikel yang sangat menarik, sayang saya terlambat mengetahuinya, smoga masih ada moderatornya.

    ada yang ingin saya tanyakan, sebenarnya ukurang barang pria itu mempunyai pengaruh dalam orgasme wanita atau tidak? Dan seberapa banyak cairan orgasme wanita, apa mungkin bisa terjadi ‘kekeringan’?

    thanks banget kalo dijawab….

    _______________________________________
    DD Nulis :

    Ukuran ‘anunya’ pria tidak memegang mutlak terhadap proses keberhasilan orgasme wanita. Hanya saja ‘ besar dan panjangnya ‘ anunya pria memberikan kebanggaan dan kepuasan yang bersifat psikologis ’semata’ bagi pria maupun pasangannya.

    Bahkan jika panjang milik pria ‘cuma’ 5 cm, secara anatomis sudah cukup untuk mencapai titik kepuasan wanita di liang vagina.

    Ketrampilan dan kecerdikan serta kepiawaian dalam bercinta lebih utama, daripada cuma membatasi pada ukuran kemaluan pria.

    Cairan yang diproduksi sebelum dan saat orgasme ( cairan lubrikasi ) jumlahnya sangat berbeda setiap individu.
    Ini dibutuhkan agar panetrasi bersifat fleksibel dan tidak menyakitkan wanita.

    Jika bercinta dengan pemanasan yang cukup, akan memantu keluarnya cairan lubrikasi. Jika dia memasuki usia monopouse ( berhenti menstruasi ) kekeringan ditemukan berkaitan dengan proses hormon. Ini bisa diatasi dengan berbagai obat dan therapy.

    Salam hangat,

  • Elvianty // 22 Maret 2009 pada 05:26

    baru2 ini ketika saya merapihkan kamar adik perempuan saya (kelas II SMA), di balik tempat tidurnya saya menemukan sebuah dildo, saya agak shock, mungkin ia dapat dari temannya yang sering ke luar negeri, yang saya tanyakan, apakah jika seorang wanita seumuran adik saya ini suka masturbasi, itu dapat menyeretnya ke perilaku seks bebas?

    saya sangat khawatir karena ketika saya seusia dia belum mengetahui soal seks, dan bagaimana saya menasihatinya, karena hal ini sangat privasi, saya takut dia tidak nyaman dan merasa trauma kalau saya menegur kebiasaannya masturbasi… terima kasih, yaa

    _______________________________________________
    DD Nulis :

    Diusia remaja seperti adik anda kebiasaan masturbasi adalah bukan hal yang baru. Ini juga dipengaruhi oleh berkembangnya hormon – hormon yang mengatur organ dan fungsi seksual.

    Kebiasaan masturbasi dan menggunakan dildo tidak ” mutlak ” membuat seorang cewek terseret ke pergaulan seks bebas.

    Kalo bisa mengontrol dengan baik, justru sebaliknya ! Bisa menghindari seks bebas yang banyak berakibat negatif ( kehamilan dan penyakit seks menular ). Dildo buat adik anda adalah “sahabat.”

    Tetapi jika adik anda selama ini belum pernah melakukan hubungan seksual, DD khawatir kecerobohan menggunakan dildo akan merusak selaput keperawanannya.

    Dan jika adik anda memang sudah pernah melakukan hubungan seks, dan menggunakan dildo sebagai alat peredamnya, ini termasuk “alternatif” aman.

    Tidak usah mencampuri “kebiasaan masturbasi” adik anda. Anda bisa menambah wawasan dia dengan meminjaminya buku atau majalah yang berisi informasi seks dan penyakit seksual menular. Atau yang berbentuk cerita ( pengalaman ) akibat kehidupan bebas. Cara ini lebih mengena dan tidak menggurui.

    Salam hangat,

  • Dyas // 26 Maret 2009 pada 12:03

    DD..Sy sdh menikah 2thn ll,knp lm skali ntuk mencapai orgame,bl mlkukan hubungan?bgmn cr mengatasix?makaci DD

  • Dewa Dewi // 30 Maret 2009 pada 11:59

    @ Dyas

    Anda sudah menikah selama 2 tahun, tetapi masih sukar sekali mencapai orgasme ?

    Anda bukanlah satu – satunya yang mengalaminya ! ;)
    Banyak yang sudah bertahun – tahun menikah, tetapi belum mengenali tubuhnya sendiri, serta tubuh pasangannya secara luar dalam. Dan masih buta bagaimana “mempermainkannya. ” :mrgreen:

    Penyebab yang umum adalah ‘keterbatasan’ komunikasi dalam urusan seks, yang tidak mampu menciptakan komunikasi yang terbuka. :) :) :)

    Badan boleh telanjang, tetapi ‘belum’ ada ketelanjangan ide dan emosi. ;)

    Masih ada perasaan canggung, malu, kurang PD dan sebagainya.

    Caranya gampang !

    Bicarakan secara terbuka masalah anda dengan pasangan . Pria apapun akan berusaha ’seoptimal’ mungkin untuk memuaskan pasangannya. :mrgreen:

    Salam hangat

  • selvy // 10 April 2009 pada 08:07

    JADIKAN HANDPHONE KAMU VIBRATOR :twisted: :twisted: :twisted:

  • joko tingkir // 10 April 2009 pada 15:58

    uy…. ntar bisa nelp tuh….

    coba deh bugil lalu semedi dalam kegelapan tp berfikir yang nakal…. biarkan suami anda berpesta di sekujur tubuh anda… n anda cukup menikmatin aja… ntar gerak sendiri….

    saran doank…. yang penting lo happy

  • joko tingkir // 10 April 2009 pada 16:00

    itu tuk DYAS looo…. yang laen bisa aja…
    kasian nafsunya kependem….

  • deni s // 29 April 2009 pada 07:43

    bagaimana cara membuat wanita orgasme dengan cepat…

  • femy // 16 Mei 2009 pada 10:47

    apakah ciri-ciri cew yg suka masturbasi?
    apakah cowo tahu kalau cew suka masturbasi?
    (dari cara jalan, dll)

  • ijs // 4 Juli 2009 pada 13:48

    aku baru menikah tapi setiap kali melakukan hubungan aku mengalami ejakulasi yang cepat, terus setelah ejakulasi kepunyaan saya langsung tidaj bangkit lagi!!!!!!!!!padahal kamii udah berusaha untuk membangkitknya sama saja

Tinggalkan sebuah Komentar