Tidak bisa dipungkiri, satu kata yang paling mendapatkan perhatian bagi pria dan wanita, adalah kata PERAWAN. Entah itu pria yang ganteng ala Brad Pitt, atau yang yang udah bulukan kayak Kingkong, semua mengidam – idamkan dapet cewek cantik yang masih perawan. Apapun alasan dan pertimbangannya.
Demikian juga bagi para wanita yang masih lajang. Entah itu wanita yang cantik, ataupun juga yang kurang cantik. Pada umumnya berusaha mati – matian agar tetap berada dalam status “perawan” hingga memasuki malam pengantin.

Walau saat pacaran sudah dihadapkan pada hal – hal yang mengarah ke erotis, tetap saja mulutnya berkomat – kamit minta ketabahan , agar tidak sampai melakukan hal zinah.
Begitu banyak orang yang terhipnotis dengan kata “perawan “sampai orang tersebut melupakan arti dan makna kata perawan. Banyak pria yang gelisah, saat mengetahui istrinya tidak berdarah dimalam pertama.
Pemikirannya jadi negatif, dan menjurus ke hal – hal yang kurang beralasan.Demikian juga dengan wanita. Menjadi kurang PD kalau tidak mengeluarkan darah dimalam pertama. Takut disangka tidak perawan.
Hal ini bukan isapan jempol majalah Dewa Dewi belaka, lhoh. Lihat saja di negara Maroko, yang terletak didaratan Afrika bagian Utara.Pengantin wanita menyiapkan sprei warna putih bersih disaat malam pertamaxx.
Pada waktu bercinta, diharapkan tetesan darah akibat pecahnya selaput dara, menghiasi kain sprei tersebut. Dan sprei ini akan ditunjukkan ke keluarganya, kalau pengantin wanita masih perawan. Nggak keluar darah ? Pengantin pria cukup punya alasan untuk menghina dan membatalkan perkawinan.
Ingat ! Menilai seorang wanita karena tidak mengeluarkan darah dimalam pengantin adalah sangat menyesatkan. Karena itu, marilah kita buka cakrawala pengetahuan kita, dengan memahami keperawanan pada seorang wanita.
Perawan Itu Apa ?
Ditinjau dari dunia medis, seorang wanita dinyatakan masih perawan jika selaput daranya masih utuh. Tidak heran definisi ini banyak dimanfaátkan bagi pria dan wanita yang tidak dapat menahan godaan saat pacaran. Banyak yang melakukan “petting ” asalkan tidak memasukkan penis kelubang vagina. Alasannya ringan, kok. Agar selaput daranya tetap utuh. Dan predikat “perawan “tetap disandang.
Selaput Dara Itu Apa ?

Selaput dara dalam bahasa medis disebut Hymen. Kata Hymen merupakan serapan dari bahasa Yunani , Hymenaeus atau Hymeaias. Hymenaeus merupakan nama dewa wanita yang disembah dan dipuja bagi pasangan pengantin masyarakat Yunani saat itu.
Hymen dalam bahasa Belanda disebut dengan istilah maagdenvlies. Yang artinya selaput keperawanan. Tepat dengan bahasa Indonesia, yang juga menyebut selaput dara. Hymen merupakan membran tipis yang sebenarnya secara biologis tidak berfungsi, namun secara psikologis dan kultural mempunyai nilai penting.

Keterangan :
Clitoris = kelentit
Urethra = lubang saluran kencing
Labia Minora = bibir kemaluan bagian dalam
Vagina = lubang kelamin wanita
Hymen = selaput dara
Adanya membran selaput dara, dimaksudkan agar robek dimalam pertama, atau dalam bahasa Belanda dinamakan “onmaagding. ” Orang Indonesia juga menyebut dengan istilah istilah “Mecah Duren.” Jadi kalau ada pengantin yang mau mecah duren, jangan artikan mereka mau ke pasar buah, lhoh.
Onmaagding juga dekat kaitannya dengan mitos. Karena mitos mengajarkan adanya bukti berupa tetesan darah. Tidak heran disebagian kultur, meyakini pemikiran seperti ini. Padahal menurut fakta dalam dunia medis, robeknya selaput dara tidak selalu ditandai dengan keluarnya tetesan darah. Selaput dara juga ada yang robek sebelum memasuki malam pengantin, walau wanita yang bersangkutan belum pernah melakukan hubungan seks.
Beberapa faktor yang bisa diperhatikan mengenai robeknya selaput dara, adalah sebagai berikut :
a. Selaput dara terlalu rapuh.
Jika seorang gadis dilahirkan dengan selaput dara yang rapuh, maka dimungkinkan bisa robek tanpa harus menunggu malam pengantin. Beberapa jenis olah raga seperti berkuda, bersepeda, bela diri juga bisa memicu robeknya selaput dara yang rapuh.
b. Selaput dara kelewat elastis.
Membran selaput dara adalah sangat fleksibel. Dan selaput ini juga sangat elastis. Tak heran, ada yang tidak robek saata melakukan hubungan seks dimalam pertama. Mungkin setelah beberapa kali, baru bisa robek beneran. Bahkan menurut dunia medis, jika selaput ini sangat elastis sekali, bisa robek hanya saat melahirkan !!
c. Darah tidak banyak.
Selaput dara merupakan membran yang tipis. Sehingga robeknya selaput dara, tidak selalu dibarengi dengan tetasan darah yang banyak. Bisa juga meneteskan darah, tetapi terlalu sedikit. Sehingga tidak bisa dilihat oleh mata.
d. Tidak punya selaput dara.
Dengan berbagai perkembangan dalam dunia medis, bisa dilakukan penelitian yang mendalam mengenai selaput dara. Hasilnya ternyata sangat mengejutkan. Karena ternyata ada juga wanita yang memang dilahirkan tanpa memiliki selaput dara !
MACAM – MACAM DAN BENTUK SELAPUT DARA :
Ternyata tidak hanya tubuh yang memiliki bentuk, tetapi selaput dara juga. Selaput dara memiliki bentuk dengan derajat kelembutan dan fleksibilitas yang berbeda. Semuanya bersifat indiviual, seperti yang ditulis oleh Frank H. Netter, MD dalam bukunya yang berjudul The Human Sexuality.
Menurutnya ada beraneka ragam bentuk selaput dara, seperti dibawah ini :
a. Annular Hymen
Merupakan selaput yang melingkari lubang vagina.
b. Septate hymen
Selaput yang ditandai dengan dengan beberapa lubang yang terbuka.
c. Cibriform Hymen
Selaput ini juga ditandai dengan beberapa lubang terbuka. Akan tetapi lubangnya lebih kecil, dan jumlahnya lebih banyak.
d. Introitus
Pada wanita yang sangat berpengalaman, bisa jadi lubang selaput daranya membesar, namun masih bisa menyisakan jaringan selaput dara.
Dengan uraian diatas, tidak dipungkiri bahwa istilah “keperawanan” hanyalah kepercayaan semata. Bahkan tetesan darah akibat robeknya selaput dara juga tidak selalu mutlak ditemukan.
Tidak mengeluarkan darah disaat malam pertama ? Siapa takut !
Artikel diatas disusun Dewa Dewi dengan mengacu pada sumber penting yang tercantum pada :
1. Tabloit Nikita
3.http ://www.sexwoordenboek.nl
****************

71 tanggapan so far ↓
Piogrand // 13 Agustus 2007 pada 12:59
Buset.. bahasannya berat uey..
gua umur 22 tahun kesamping sudah boleh baca2 belum?
***************************************
DD Nulis :
Tentu sudah boleh.
almas // 13 Agustus 2007 pada 20:05
ooo gitu ya..
pendidikan seks juga nieh
***********************
DD Nulis :
Iya iya…..Ikut mendukung program pendidikan, kok.
pank-dog // 14 Agustus 2007 pada 08:50
Bukannya seks itu mala merusak pendidikan apa lagi kalau sudah rasain yg puncak itu kayaknya kecanduan dan lupa akan pendiikan pengennya yang itu2 aja deh!!!!!!
****************************************
DD Nulis :
Tulisan DD bersifat informatif dan edukatif, tanpa maksud menyarankan seks pra nikah.
evelyn pratiwi yusuf // 15 Agustus 2007 pada 05:26
Wah sebenernya nggak cuman di Maroko aja yang menyucikan dan memberikan kain putih bersih kepada pasangan pengantin yang baru menikah. Tapi di Cina juga ada, nggak cuman kalangan kerajaan aja yang diperlakukan seperti itu tapi sampai rakyat jelata juga lho… Coba deh lihat film2mandarin yang bertemakan kerajaan.
Buat aku pribadi aku nggak takut dibilang nggak perawan karena tidak bisa mengeluarkan darah saat malam pertama. Percuma memberikan alasan bahwa aku masih perawan kalau pemikiran itu nggak hilang sampai sekarang ini.Itu adalah pemikiran primitif yang salah sampai sekarang!
Tidak mengeluarkan darah kan bukan berarti tidak perawan lho! Banyak alasan yang sudah dijelaskan diatas. Tapi jangan mentang2 tidak mengeluarkan darah, justru menggunakannya sebagai alasan pada suami kalau sebenarnya dia perawan. * aslinya dia sudah tidur dengan banyak lelaki *
Satu pertanyaan dari saya: Kenapa laki2 ribut mempertanyakan soal keperawanan wanita sedangkan wanita tidak pernah ribut mepersoalkan keperjakaan laki2 yang pada realitanya lebih sering hilang daripada perempuan?
Ka
*********************************************
DD Nulis :
Thanks atas komen-nya. Pertanyaan yang seperti anda tuliskan, adalah fenomena umum yang banyak ditemukan dimana – mana. Baik di negara yang masih konservatif atau yang modern sekalipun.
Salam hangat,
iman brotoseno // 16 Agustus 2007 pada 01:36
Kalau dilihat dari segi pleasure…laki laki yang suka ” mengagung agungkan ” perawan mestinya bodoh,.bahwa betapa tidak ada nikmatnya berhubungan dengan perawan yang belum penah terpenetrasi. Hanya ada rasa superior ego dari pria kalau bisa menjadi ‘ the first one ‘..
Walau sebenarnya di masyarakat modern perkotaan sepertinya issue issue ini sudah bukan krusial lagi..
*************************************************
DD Nulis :
Tanggapannya mantep.Gw setuju.
vino // 16 Agustus 2007 pada 05:13
ehm…gitu yah.
*******
DD Nulis :
Iya, dong. Terima kasih atas kunjungannya, ya.
bLaCk CaT // 16 Agustus 2007 pada 09:25
To Evelyn Pratiwi Yusuf (lengkap banget….)
Gw setuju dengan pendapat lu.
Sekarang tatap mata saya, eh salah, sekarang coba kita pikir lebih dalam jawaban dari pertanyaan ini: “apa sih yang sebenarnya kita inginkan dari suatu hubungan, apa sih yang kita inginkan dari suatu pernikahan ???”
Semua kembali pada diri kita masing2, pada keteguhan hati kita, pada keyakinan kita.
Lalu, “Kenapa laki2 ribut mempertanyakan soal keperawanan wanita sedangkan wanita tidak pernah ribut mepersoalkan keperjakaan laki2 yang pada realitanya lebih sering hilang daripada perempuan?” Yah, pertanyaan yang sama saja dengan “mana yang lebih dulu, ayam atau telur ?”
“bLaCk CaT”
*******************************************
DD Nulis :
Ahaaa. Mana yang dulu antara ayam dan telor ? Yang dulu tentu yang punya peternaan ayam, dech. Ha ah ha ha ha ha . Terima kasih komen-nya.
munggur // 18 Agustus 2007 pada 02:56
malahan bupati indramayu mengusulkan tes keperawanan untuk siswi-siswi sekolah. untuk apa?
bila tak perawan, lalu so what? dikeluarkan dari sekolah. itu namanya kelewatan.
perawan atau tak perawan, yang penting ada cinta, saling menghormati dan memahami. beres sudah.
infonya bagus. perlu itu.
*************************************
DD Nulis :
DD baru tau, kalo ada usulan seperti itu (sambil mengerutkan dahi ). Kalo udah nggak perawan karena akibat non seks, hukumnya apa, yach ?
none // 18 Agustus 2007 pada 13:17
Kalo aku sing, mau perwan tidak perawan gak masalah ? Yang penting gaceng men…!! :=D
****************
DD Nulis :
Thanks udah nimbrung.
imam // 20 Agustus 2007 pada 04:12
idih… yang itu gambar apa?
tapi waktu itu sempet bingung, mungkin karena otaknya belon nyampe kesitu kali ya.. jadinya bingung 
aku baru umur 19 taun jalan sebulan. waktu aku ikut diklat PMR tentang pendidikan remaja sebaya juga pernah sih dikasih tau tentang itu
tapi sekarang udah rada ngarti dikit. hihi
*********************************
DD Nulis :
Anda khan udah diatas umur. Anda kudu paham pelajaran ini. BTw, thanks udah mampir.
pew // 14 September 2007 pada 17:10
menurut aku sih perawan itu cuma semalam. abis itu hilang. So janganlah menilai seorang cewek sebatas selaput dara. yang lebih penting inner beauty….aku pikir itu labih abadi.Please deh ga adil gitu lhoh menilai moral cewek dari keperawanan. OK
__________________________________________________________________
Setuju, Pew. Keperawanan hanya semalam. Kalo sampe bermalam – malem, ntar ceritanya laen, deh. Senang anda ikut menulis.
mena // 27 September 2007 pada 19:58
Betul juga seh apa yang kalian komentari, tapi dengan apa perempuan itu membanggakan dirinya di depan suaminya kalo sudah kawin??? jadinya nanti bertengkar terussss
sori…….
cuman daya imajinasi saja
Trendy // 23 Oktober 2007 pada 05:30
Gambar2nnya kurang hot broe………………………Gwa bulan depan nikah..give me study…..:)
lazy // 25 Oktober 2007 pada 02:51
Wow, this would lead to a never-ending discussion. I look at it from a different perspective. Ngeri bgt kalo pasangan sehidup-semati ternyata penipu (liat juga tulisan pil-menyiasati-keperawanan).
Kalo memang udah gak perawan, bilang aja terus terang sblm kawin. Kejujuran dan kepercayaan lbh penting in marriage daripada 1 membran tipis.
Toh kalo si co gak bs terima ce apa adanya then he’s not the one for u.
Rani // 25 November 2007 pada 09:14
Mance
Ivan // 25 November 2007 pada 09:18
Boleh dong!
coco // 26 November 2007 pada 05:14
wah.., thanks banget ya…
sumpah.., ini sangat membantu gw…
success yow…
wish all the best 4 “u…
madame lechevalier // 27 November 2007 pada 18:47
keperawanan??hal yang sangat menarik..aku menikah dengan seorang bulek dari prancis.orangnya baik banget.sebelum menikah aku takut bilang kalau aku masih perawan..(belum pernah ML sebelumnya…)karena ya tau lah…kebanyakan cewek se ras dia paling gak suka dibilang perawan..katanya no experience.
tapi suamiku gak memperdulikan soal keperawanan,yang penting kesetiaan yang paling utama,saling jujur dan cinta.soalnya dia trauma dengan cewek prancis dia(6tahun pacaran)yang selingkuh dengan tetangga sebelah saat dicanada.
aku sangat bersyukur punya suami seperti dia..tapi yang gilanya saat malam pertama sakitnya bukan main,,tapi endless bok…ahhhahhahhaha..darah keluar setitik saja.
oh ya saran aku yang udah gak perawan lagi,carilah seorang lelaki yang bisa menerima kamu apa adanya.setiap insan pernah melakukan kesalahan…jadi kamu para kaum adam jangan terlalu egois..ya!!!tidak semua wanita perawan itu baik luar dalam atau sebaliknya..
GOOd LuCk..
_____________________________________________________________
DD Nulis :
widi // 28 November 2007 pada 23:21
apakah selaput dara itu bisa diliat oleh kasatmata?? misal kita melihatnya dengan cermin ,soalnya aku termasuk cwe yang rada – rada tomboy suka olahraga2 yang berbau cwo gt, tapi baru kepikiran sekang kalo banyak jeleknya.
__________________________________________________________________
DD Nulis:
widi // 28 November 2007 pada 23:23
mohon penjelasannya lagi y. .
____________________________
DD Nulis :
Pil Menyiasati Keperawanan « “Dewa Dewi” ( Nominator kategori Women’s Issues, Pesta Blogger 2007 ) // 18 Desember 2007 pada 22:12
[...] Tidak Berdarah Dimalam Pertama “> [...]
radiaku // 28 Desember 2007 pada 12:03
On Behalf my self, gw nggak pernah memaafkan kesalahan orang dan kesalahan gw sendiri.
Karena benar atau salah itu tergantung sudut pandang kita.
SO nggak ada yang perlu dimaafkan dan memaafkan.
Bagi gw bener adalah gw nggak pernah ngingkari hati gw.
Bagi gw salah adalah gw nginkari apa kata hati gw.
SOal keperawanan, Bagi gw sih itu sebuah tanda kehormatan wanita, so itu bagi gw sih sangat penting.
Gw berpikir dari sudut pandang gw sendiri.
Yaitu gw untung, untung elo untung.
“simple”
apa yang bisa elo berikan pada gw, yang paling berharga.
Jadi jangan mandang komen gw ini dari kata “cinta”
Saran gw :
1. Jika cewek elo nggak Perawan maka tinggalin dia karena mending sakit sekarang daripada belakangan ( Percayalah bahwa ada yang lebih baik ).
2. Terima dia dengan hati yang lapang dada. dalam hal ini cinta mungkin lebih berbicara ( Jangan tanya gw soal cinta)
NB:
dalam artian kamu sendiri juga menjaga kehormatan kamu, Jangan sampe elo sendiri udah nggak virgin minta virgin.
regard,
radiaku
edi // 7 Januari 2008 pada 08:29
Makasih banget sangat membantu artikelnya.karena waktu malam pertama istri saya tidak berdarah jadi dia kurang PD.dengan adanya artikel ini mungkin bisa membuat istri saya menjadi nyaman.
Anonymous // 17 Maret 2008 pada 18:52
memek
Mr_Waled // 18 Maret 2008 pada 06:00
wah no comment lah aku klo masalah ginian …con masih polosssssssssssssssssssss
bujang asoy // 18 Maret 2008 pada 06:05
kalo gue, kalo punya bini bekasan kagak dah, mau dimana tarok muka, kalo ketemu ama laki laen yang bilangin bini kita ” tuh bini si anu udah pernah gituan ama gue” makanya jangan di anggap ringan yang namanya perawan, enak aja…
cup ucup // 18 Maret 2008 pada 06:13
bener, makanya jadi cewek jangan asal, pikiiiir pikiiiir, kalo udah ilang baru nyesel…. coba pikirin : gimana suami mau ngehormatin elu, kalo elu aja nggak bisa ngehormatin badan lu sendiri ??? terus ujung2 nya nyalahin cowok ?? egoislah ini itu lah, kalo cowok emang kodratnya gini nggak ada tanda perjakanya, cewek kagak, terus elu mau marah ama sapa ? ama tuhan ? halah…. jadi cowok aja elu pade…
Mr_Waled // 18 Maret 2008 pada 06:23
Pokokke klo perawan hajar klo gak perawan lagi kasih ama temen Hidup Perawan Hidup Yang masih perawannnnn
agustinus // 18 Maret 2008 pada 09:54
kalo perawan bgak bisa muasin mending cari cewek yang ahli aja, puas deh hidup gue.
gusdin // 4 April 2008 pada 01:47
buat gw keperawanan tuh penting, klo lo ga perawan brarti lw dah dipake orang, kalo lw dah dipake orang berarti lw jablay n’
brarti gw ga sgt ga mau beristri seorang jablay … ngertikan … bwt lw cw2 jgn blaga so virgin klo dah ga virgin, tuhan memberikan lw kevirginan bwt pertanggung jwban lw ma swami lw, klo swami lw ga nuntut itu, bkn brarti swami lw ga pernah make cw laen sblm ma lw, jd bwt gw perawan jgn bwt maen2
non!
Wimbuh // 29 April 2008 pada 10:08
Bagus juga seh pelajaran kayak gini, karena bisa menguatkan suami suami yang sempat frustasi secara ga melihat bercak darah dari miss. V sang istri.. saat malam pertama tentunya..
Cuman bahayanya kalau informasi kayak gini dibaca oleh anak muda seperti saya.. he3
karena seorang muda pasti akan dirubah paradigmanya tntang keperawanan…
maksud saya begini, anak muda akan menjadi lebih BISA melakukan hubungan sex pranikah tanpa berfikir panjang karena mereka berfikir… toh nnti kalau nnti pas malam pertama kaga ada darah, kita sudah di kasih tau dalih untuk menjawabnya…
kaeyfie // 1 Mei 2008 pada 17:35
menurutku siih..memang itu lambang keperawanan.tapi…kalaupun memang udah jodohnya ketemu dengan perempuan yang kebetulan vaginanya tidah berdarah, ya harus terima. apapun itu tidak dapat sepenuhnya dijadikan acuan hidup!kallee….?kasian juga wanitanya.yang penting mah kejujuran dan nerima pasangan kita apa adanya…
ijun // 8 Mei 2008 pada 03:23
saya anak grogot mau nyoba sexx blh gak
fransiscus // 12 Mei 2008 pada 02:34
menurut gw sih ini forum untuk membela wanita d
and postingan terakhir banyak pria yg egois
pendapat gw jg sama, yg penting kejujuran, and kesetiaan pada pasangan masing2, benar kita manusia pasti punya salah, tp untuk soal perawan di negara kita ini masih sangat tabu, jadi masih banyak pendapat yang berbeda2, hargailah pendapat orang lain
gw pribadi ingin punya istri yang perawan ( mungkin semua co ingin seperti gw ) bukan hanya karena ke egoisan gw sebagai pria semata tetapi gw jg nga mau punya istri yang telah dgn mudahnya menyerahkan perawanya pada sang pacar atau apapun alasanya itu

krn gw jg punya perasaan
apa jadinya jika punya istri taunya pernah bermain dgn teman anda ??
and buat gw, gw blm pernah main dgn wanita lain, bahkan dgn pacar gw skr, jd gw yg merasa BENAR perjaka ini siap mempertanggungjawabkan jika MUNGKIN tau2 ada wanita yg bilang pernah main dgn gw
jadi tuk wanita, kodrat anda sudah di takdirkan darisananya
menjaga keperawanan, melahirkan dan menyusui anaknya
sedang tuk pria, menjadi kepala rumahtangga, percaya pada pasangan anda and tetap setia pada pasangan anda
tanpa menyalahkan siapapun jg semoga pendapat saya ini dapat menambah wawasan anda semua
the_bleus // 15 Mei 2008 pada 09:41
gw setuju banget ama semua koment2′a…
kalo emang jodoh kita ga prawan lage, yah mo gmn lagi.. kita dah terlanjur sayang..
coz, mnurut gw ga ada yang bisa ngalahin rasa sayang.. walopun cw kita ga prawan lagi, dengan rasa sayng itu kita pasti bisa menerima dia apa adanya..
tapi keperawanan itu jg penting banget. coz itu lah mahkota nya cewek. so, jagalah buat orang2 yang bakal jadi suami2′mu..
^_^
buat co juga neh..
cowok juga jgn terlalau kebawa ego’nya..
maunya yang mulus2(masih prawan) padahal co’a sendiri dah busuk(dah menjelajah lubang cw laen)..
johntopos // 5 Juni 2008 pada 02:02
ass…………….
apakah klau melakukan petting kita masih perawan??????????????
mey // 5 Juni 2008 pada 02:03
ass…………….
apakah klau melakukan petting kita masih perawan??????????????
dvi // 15 Juni 2008 pada 15:00
labia minora…klo tebal dan lebar apa berarti orang itu sudah melakukan sex berulang-ulang??
boeaya // 30 Agustus 2008 pada 03:33
masih bingung neh dgn artikel gk berdarah di malam pertama…
lebih jelasnya kaya’ gmn sey…
tq…!!!!
GspotHunter // 30 Agustus 2008 pada 10:57
menurut saya tidak masalah mau berdarah atau tidak saat melakukan (making love) besenggama, jadi bagi yang mau ayo dong kita bersenggama…. yang ngak perawan juga boleh… yang penting dia wanita… hehehe… ada yang tertarik.!!
Koruptor // 26 September 2008 pada 15:27
Edan,.. Kok semua orang punya pandangan yg sama., cuman berkutat ama nafsu.,..
Aneh..
aNDRie // 4 Oktober 2008 pada 05:11
Makin ksini makin kacau,.,.,..,.bRRrrrrhhhh…
rani // 14 Oktober 2008 pada 07:12
bagaimana cara mengetahui apakah laki2 itu masih perjaka atau tidak?blz yaw
_________________________________________________——
DD Nulis :
wati // 14 Oktober 2008 pada 15:05
kalo cew masturbasi itu ngerusak selaput dara gak ya.. (blom pernah di masukkin sih, cuma tekan dari luar) txs
___________________________________________________
DD Nulis :
Di/pada 44 // 17 Oktober 2008 pada 08:34
Jujur,q sering memainkan kLitoris ak.N q jg pnh mskn jari ak ke lubang
Lala // 18 Oktober 2008 pada 06:51
Jika lelaki it bnr” cnta ma qT,shrznya dia bsa ngrti gmana keadaan qT.KLAUPUN qT uda g pRawan dy jg hrz bsa ngerti,t0h sbnrnxa qT jg g mw khlangan kprawanan qT,it bsa aj d krenakan suatu hal yg tdk dsngaja yg membuat keprawanan qT jd ilang.So… Buat c0w0″ jangan pda egois,
naykalboy // 31 Oktober 2008 pada 06:15
kenapa dh takde dara???bila bersetubuh masih keluar darah???
DEWI // 15 November 2008 pada 15:50
keren juga buat pendi2kkan.ya klo mnrt g sih penting ga penting jg perawan,coz kdg2 co bis kawin be2rapa thn nanti tkt d ungkit……..tau dounk co suka ungkit klo lg ada sumting.blm lg nanti kklo dia main ce kita ga bisa nuntut d coz kita ga punya modal sblm kawin…hhhhhhhhheeeeeeeeeeee
PROAWAN // 17 November 2008 pada 21:26
PERAWAN itu diukur dr masalah perasaan hati juga, kalau kita cuma mengukur dr segi vagina asal nggak sobek selaputnya berarti perawan. Pdhl sering PETTING atau karena kecelakaan akibat olah raga sprt yg ditulis diatas
GOOD // 17 November 2008 pada 21:29
Be Carefull Ajah….. n Iman n Taqwa pd Tuhan itu yg terbaik.
PENIS vs VAGINA // 17 November 2008 pada 21:30
PENIS vs VAGINA………. Enak Enak Enak…….
xCA // 30 Desember 2008 pada 03:33
NICE NICE NICE SEKALI LAGI NICE HA HA GW JADI TENANG
Cyberlife // 4 Februari 2009 pada 06:37
good artikel
gladys // 23 Februari 2009 pada 02:52
Dear all,
Aku mau comment artikel ini sharingnya bagus sekali. Kalo pendapat aku sih, jadi laki- laki jangan egois, kalo misalnya dapat istri dimalam pertama ketahuan gak perawan jangan langsung disalahkan. Tanya dan komunikasikan dengan baik ke istri apa benar dia memang gak perawan lagi, dan mengapa bisa terjadi. Kalo lu cowok gentle walaupun istri / calon lu gak perawan pasti bisa menerima apa adanya, iya kan, yang penting dia mau juga nerima kamu apa adanya dan setia, karna belom tentu juga lu masih perjaka, kan laki-laki susah ngeliatnya apa pernah make atau belom. so what dengan masa lalunya itu gak penting, yang penting hidup sekarang yang kita jalanin agar bisa lebih bahagia. Bagi kalian cewek- cewek yang udah ngerasa gak perawan lagi padahal belum married, kejujuran adalah hal yang diwajibkan. Ceritakan semuanya dengan pasangan kamu sejujurnya sebelum kamu memasuki jenjang lebih serius. Kalo tuh cowok baik, dia pasti akan menerima kamu apa adanya. Tapi kalo dia gak mau terima, dan mau cari cewek yang perawan di malam pertamanya, nyalahin kamuudah gak perawan lagi. Gue anggap tuh cowok egois, tinggalin aja masih banyak cowok terhormat dan gentle yang mau nerima apa adanya. Cowok kayak gitu sama aja brengseknya dengan cowok yang mengambil keperawanan kamu terus lari tanpa kabar dan ngak mau tanggung jawab, jadi sama aja kan cuman mau dekat cewek hanya untuk ngambil keperawanannya aja. Bukan cintanya yang dinomorsatukan. Bagi aku sih perawan atau gak, gak penting, buat apa dapat yang perawan kalo dia tenyata gak setia nantinya, bagusan dapat yang udah jebol tapi dia cinta dan setia ama kita, dan yang terpenting lagi udah pengalaman diranjang, apa gak sip tuh. he..he..he..
cHe_ChE // 4 Maret 2009 pada 11:18
tie_c4em@yahoo.com
Agung // 4 Maret 2009 pada 13:30
Weleh..Weleh…Emg ci prawan itu sesuatu yg sakral nd hrs ati2 bg cwek, tp apa loe smua tau apa yg di rencakan TUHAN tuk kita smua? Org jd wts/gigolo byk mcm faktornya, org jd pengemis/musafir jg byk faktornya. Bgtu jg mslh prewan, mgkn yg mendapat bimbingan yg di wejang org tua ke ank wanita tu bnr, lha yg dr kecil seorang ank tak pernah mendpat wejangan, mslh dr lahìr,menjalani hidup,dan nanti kembali ke tanah? Lho lak tmbh bingung gak mudeng to…? Ìntinya begini, skrg tu budaya barat wis jajah kehidupan di asia, jd jgn terlalu mendapat istri hrs prawan, yg penting 1pengertian, 2 setia ama suami, 3 bs muasin suami, 4 tidak menolak saat suaminya kpgn, wis gitu aja kok repott…Nd klo ada yg mau searing mslh kehidupan yg ayem2 nd yg sdh meriet tp lg perang bronto yudho hub 085749268845 / ke emailq di kasdictb@yahoo.co.id. Salam sejahtera
Agung // 4 Maret 2009 pada 13:50
Halo smua bro…Nama aq mbah sabar. Hdp ini tdk smdh bagi yg materinya muber2 ato brlimpah harta kyk ankNya nyah cong, tp mari kt menengok ke bawah, jgnkan cm prawan, kalo lg g ada yg di makan mgkn disuruh krj yg hina jg bertaruhkan nyawa sekalipun asal bs makan akan di jalani kok cung…, mbah cm bs brpesan lwt rubrik ini jgn berantem ama pasanganmu trs gr2 istrimu tdk prawan, lha yg cwok jg byk yg jd pengkhianat kok, klo lg pcrn ngrayu2 ngajak ML. Dan bilang klo hamil mau tanhung jwb. Tp klo udh dpt prawanya sang pacar trs bret kyk hlg di telan bumi. Kn yo kasian wanitanya?? Emg dia yg udh g prawan apa g trs pengen nglanjutin hdp ini?? Mikir döng jgn kyk org g anka dan huruf??? Silakan yg mau searing krm ke emailq kasdictb@yahoo.co.id. Salam sejahtera
inyong jie coy // 18 Juni 2009 pada 13:24
sy sih maux perempuan yang perawan tapi skrng mah susah dapat yang perawan. karena wanita skrg dikasi kasih sayang sedikit malah dia membalas dengan perawannya{ memberi memeknya}
tonytony // 23 Juni 2009 pada 09:05
wahhh…. saya sempet mikir kalau pasangan saya yang tidak berdarah dimalam pertama itu sudah tidak perawan lagi…makasih yaa buat infonya.
black // 16 Juli 2009 pada 18:43
tolong mohon dijawab pertanyaan sy..
kalo cewe sering memasukan jarinya ke vagina disaat dia bermasturbasi..
apakah benar tidak akan mengeluarkan darah??
terima kasih.. artikel yg sangat bermanfaat..
Anonymous // 24 Juli 2009 pada 16:43
istri saya mengaku wkt mlm prtama msh perawan..
Wkt aku masukin pelor ku ke vagina istri aku cm lurus aja..
Tp mmg memekx udah bsah..
Yg aku pngen nanya apakah memek seorang wanita walaupun masih perawa tp klo udah basah duluan apakah tinggal lurus2 aja masuknya..
Please jawabanx ya..
melanchlyz // 26 Juli 2009 pada 19:37
tuuu baca…
yang cewek…
makanya d jaga . tu ksucianmu. iyya klo suami lo klak baik hati. klo gak… loo d tuntut macm2 bs berabeeee..hehehehe
aq sii kykX juga om dpt dorprise itu.
klo ttp g klwr darah wa tendang cew wa…hohooho
netya andresta // 12 Agustus 2009 pada 03:04
wa setuju ga semua perawan harus mengeluarkan perawan… bisa jadi kan walau pun dy ga perawan lagi.. tapi dy ngeluarin darah.. itu semua di sebab kan penis si cwo bsr apa kagak.. kalo ceo nya kecil yach.. mana da keluar darah segala.. orang baru masok ja dah joblos.. is the best perawan….
netya andresta // 12 Agustus 2009 pada 03:05
wa setuju ga semua perawan harus mengeluarkan darah
… bisa jadi kan walau pun dy ga perawan lagi.. tapi dy ngeluarin darah.. itu semua di sebab kan penis si cwo bsr apa kagak.. kalo ceo nya kecil yach.. mana da keluar darah segala.. orang baru masok ja dah joblos.. is the best perawan….
Raniey // 28 September 2009 pada 10:51
Mkasih yaa… tdi’na aq dch takut bgd!!!
krna saya dgn suami sya sring mlaku kan tp tdk mngeluarkan darah…????
Raniey // 10 November 2009 pada 12:34
krna saya dgn suami sya sring mlaku kan tp tdk mngeluarkan darah…????
edy purnomo // 6 Desember 2009 pada 20:31
Buat semua cowok kalau pacaran kentot dulu agar gak dibohongi wanita, bilamana wanita itu masih perawan terusin dan harus lu.. kawini seandainya udah gak prawan tinggalin aja cari yg masih perawan.Karena kalau lu.. pade kagak dapat istri prawan maka rumah tangga lu… akan selalu guncang terus…..gak ada tentremnya cek cok selalu.Seperti yang aku alami sampai saat ini 19 th karena istri gue kagak mau terus terang / jujur.
edy purnomo // 6 Desember 2009 pada 20:35
Dan tuk semua cewek2 yg udah gak prawan lu… hrs terus terang pada pacar/suami lu.. (jujur3x),kalo lu.. semua pada jujur maka suami akan menerima lu… apa adanya dan menyayangi sepanjang masa.Karena kejujuran adalah kunci kebahagiaan suatu rumah tangga.
andrew // 14 Desember 2009 pada 15:08
ya..
wa stuju bgt…
gak smua perawan tu mzti berdarah…
tergantung c cewnya ja…
biza ja selaput darahnya itu robek swktu dia olah raga atw kecelakaan,,
ada atau tdknya darah g biza di jadikan patokan seorng itu virgine gak…
tapi smua itu kan dapat di rasakan wktu malam pertama..
mskipun gak berdarah tp pasti ketauan donk yg perawan sm yg enggk..
yg perawan pazti sempit bgt,,
bahkan jari telunjuk pun g bisa masuk….
n buat para cow”"
sblum milih istri liat lah pergaulan n keluarganya dulu…
background c cewk….
perawan itu yang pasti sangat sempit.
n tidak bisa dalm se x penetrasi lgsg jebol…
plg gak 3 atw 4 x ..
tetapi yg jika di sorong dikit masuk..
brati da jelas gak virgine donkk…
jgn menyiksa wanita karena tdk mengeluarkan darah,,,
tp liat la seorang wanita itu dari kejujuran,kesetiaan,n, iner beautinya,,,
buat wanita jka memenk uda g perawan sbaiknya jujur saja sm calon suaminya agar ia mampu trima apa adanya,,
karna kejujuran adalah sesuatuyg sangat mahal..
thanx y.
mga bermanfaat info dari gwa…
andrew // 14 Desember 2009 pada 15:14
yang namanya perawan itu walau sudah basah tetep tidak bisa lurus ja…
bagaimana pun juga yg namanya perawan itu pasti masih nyariin arus lobang nya..
n pasti sulit di terobos..
n di dalam nya ada macam dinding yg jka di terobos maka akan terasa koyak..
dan utuk itu tdk mudah si cew pasti meronta” kesakitan setengah mati…
n biasanya perawan itu vaginanya masih bisa mengisap …
jk sdh masuk total n di pendam pasti akan terasa dia menyedot penis dgn sangat kuat mencengkram…
itu lah perawan
Chechie // 16 Desember 2009 pada 16:46
Heran, kalo jaman dulu dimana sbgn besar pengantin wanita msh perawan kenapa jg pelacuran & perselingkuhan msh ada?! Rukun & langgengnya pernikahan tdk ditentukan keperawanan kalo beda prinsip or gak ada yg mo ngalah tetep sj cerai! Krn seks nikmatnya/geloranya cm sebentar sdgk byk pernikahan mgk hotnya cm 5-7 thn doang sisanya cm “kasihan anak2 kalo cerai” or “takut susah hidup”….