Adakah posisi seks yang bisa mengakibatkan dosa ? Ada ” ngga ” yach ? DD sih ngga tau. Yang DD tau, ternyata masih banyak pasangan yang masih mempermasalahkan posisi bercinta. Yang akhirnya bisa mempengaruhi suasana psikologis pasangan, bahkan perasaan bersalah. Bahkan ada yang lebih memperdalam lagi, seperti perasaan berdosa.
Oke. DD ngga mau “nyerempet ” dalam pembahasan “berdosa.” Karena ini berkaitan erat dengan agama dan kepercayaan. Biarlah yang kompeten didalam bidang ini yang membahas.
Thema yang mendasari penulisan artikel ini setelah DD beberapa bulan terakhir membaca artikel yang menulis gencarnya “bantal” yang diproduksi oleh seorang Belanda.
Katakanlah “bantal bercinta. ” Alamat resmi situsnya di LOVESHAPE.Harganya ngga tanggung – tanggung. Bisa dibilang mahal, bahkan ada yang 160 euro. Produk bantalnya antara lain ; The Dreamer, Irresistible, The Fantasy, The Sunset, The Final Touch, The Irresistible Dream, A Dream of Sunset.
Nama -namanya sih oke banget. Cuma kalo dipikir – pikir, buntutnya ya ke masalah posisi bercinta. Kalo DD ngasih temen – temen advis sih, kreatiplah sedikit. Akhirnya juga bisa bercinta dengan posisi menyenangkan tanpa ngeluarin biaya. Tul ngga ?
DD akhirnya nulis tentang posisi bercinta yang banyak dibicarakan atau digandrungi oleh pria dan wanita. Digemari oleh pasangan yang satu, belum berarti digandrungi oleh pasangan yang lain. Ini menyangkut selera, yang ngga bisa dipaksakan.
Misalnya saja dalam keseharian DD. Bagaimanapun DD ngga senang makan daging kelinci, walo banyak yang bilang nikmat dan lezat. Mungkin ada yang bilang, DD harus nyoba dulu, dunk.
Sudah, kok. DD pernah makan daging kelinci sekali, tetapi ternyata bukan makanan yang DD sukai. Pasanganpun ngga bisa memaksa DD dong, karena DD emang ngg suka dan ngga selera.
Demikian dengan posisi bercinta. Ada yang disenangi dan ada yang emang tidak digemari, dengan alasan yang simpel. Tidak senang, titik !
Demikian dengan temen – temen yang sudah menikah, bukankan pernah mengalami dengan hal yang satu ini ? Yang satu suka, ternyata pasangannya ngga suka. Akhirnya dilakukan hanya sekedar menyenangkan pasangan. Ini tak ada bedanya dengan “pemerkosaan “secara halus. Posisi bercinta yang banyak dibicarakan sebenarnya ada tiga hal :
1. Wanita diatas dan pria dibawah
2. Doggystyle
3. Seks Oral
Posisi bercinta seperti ini banyak dibicarakan dengan beberapa alasan, dan berkaitan erat dengan kultur masyarakat. Sudah dari sononya, pria dilahirkan sebagai figur macho dan kuat. Secara fisik pria lebih kuat dari wanita.Wanita menyenangi, karena dia ingin menikmati bagaimana rasanya menjadi pihak yang berkuasa atas pria. Leluasa, dan bebas. Hal ini tentu tidak ditemukan secara luas didalam kesehari – harian, karena wanita cenderung merasa dikuasai oleh pihak pria.
Wanita tidak menyenangi, karena merasa kikuk dan tidak terbiasa. Kultur kesehari – harian tetap melekat. Dia merasa enggan karena beranggapan bahwa tidak layak wanita menguasai pria. Ada perasaan “kekawatiran.”
Kenikmatan seks.
Lepas dari suka atau ngga suka, posisi bercinta seperti ini nikmat. Lepas dari berbagai faktor yang melatar belakangi. Wanita merasa lebih luas dan bisa berekspresi, dan tidak menjadi pihak yang pasif. Dia akan menemukan hal – hal baru yang dirasa nikmat. Bahkan dia merasa bebas mengatur ritme dan orgasmenya.
2. Doggystyle
Setelah DD melihat berbagai liputan yang membeberkan dunia seks didalam kehidupan hewan, ternyata manusia diilhami oleh kehidupan binatang. Terutama anjing. Karena anjing dan kucing adalah mahluk piaraan yang banyak dimiliki orang.
Kenapa pria menyukai doggystyle ?
Ini memang agak aneh. Karena kalo dilihat dari posisinya, ternyata pria berhadapan langsung dengan anus wanita ( lubang yang sebenarnya tidak berkaitan dengan seks, tetapi sebagai lubang mengeluarkan kotoran ).
Maukah anda makan bakso dan berhadapan dengan WC ?
Anda menjawab tidak.
Tetapi kenapa didalam bercinta anda mau ?
Didalam dunia binatang emang lain, karena sudah dari sononya anatomi binatang diatur seperti itu. Sebagian besar binatang emang melakukan posisi bercinta seperti ini.
Wanita membelakangi pria. ( sebaliknya ngga bisa lhoh )
Wanita didalam posisi ini berada didalam posisi yang rentan dan pasrah. mengapa ? Karena dia tidak bisa melihat wajah pasangannya, atau mengontrol tindakan pasangannya. Bahkan kalau akhirnya pria mengeluarkan pisau dan menusuk punggung istrinya, si wanita juga ngga tau. Inilah maksudnya sebagai posisi yang “rentan” dan pasrah.
Pria menggemari posisi ini dan merelakan diri makan bakso berhadapan dengan wc, karena dipengarui oleh egonya. Kultur yang mengatakan pria sebagai pihak yang “berkuasa ” ditemukan didalam posisi ini.
Tidak heran pria banyak yang menggemari dalam posisi bercinta yang “diilhami” dari dunia binatang. Liar, bebas, dan siapa yang berkuasa dia yang menang.
Jika wanita menggemari posisi ini, karena dekat dengan fantasi bagaimana sih rasanya dirampok orang ( dalam hal kenikmatan ). Karena wanita merasakan kenikmatan tanpa mengetahui siapa yang sedang meladeninya.
Wanita tidak bisa melihat pasangannya secara keseluruhan. Dia bebas berfantasi semaunya sendiri( didalam dunianya sendiri ). Bahkan kalo dia membayangkan Brad Pitt yang sedang meladeninya, pasangannya juga ngga tau. Inilah uniknya.
Jika akhirnya ada wanita yang kurang menyenangi posisi ini, karena merasa enggan “menghadapkan “WC-nya ke pria yang dicintainya. Karena sudah dari sononya, wanita dididik memberikan hal yang terindah buat suami tercinta, dan bukan WC !
Lepas dari pro dan kontra, posisi ini emang nikmat !
3. Seks Oral
Aktifitas seks oral ternyata lebih banyak mengundang polemik. Contohnya negara Singapura. Bertahun – tahun Singapura menggolongkan “seks oral “sebagai tindakan pelanggaran hukum. Baru tahun 1997 akhirnya negara Singapura mencabut hukum ini ( seks oral dilegalkan )
Setiap kultur, agama dan negara menanggapi seks oral dengan serius. Bukan tanpa alasan yang kuat, lhoh. Mereka memberikan “rambu – rambu “karena aktifitas ini beresiko. Sekali lagi BERESIKO.
Toch kenyataannya manusia mengadopsi tabiat binatang ini, dan tidak bisa dipungkiri buanyaak sekali pasangan yang melakukan hal ini. Orak seks tidak ada kaitannya dengan dunia modern atau konservatif. Bibir, lidah dan rongga mulut adalah organ yang dilapisi oleh mukosa ( selaput tipis ) yang sifatnya kurang elastis didalam membentengi diri dari penularan virus dan bakteri. Didalam kesehari – harian, bibir, lidah dan rongga mulut sering kering dan pecah – pecah, yang rawan sekali terhadap penularan penyakit.
Penyakit menular seperti jamur Clamidya, herpes genitalis, gonorre, Hepatitis. HIV dan kutil pada kelamin, cepat menular melalui orak seks. Banyak penyakit menular yang tidak bisa dilihat dengan mata kasat sebelumnya. Inilah yang dicemaskan dan diantisipasi.
Apakah DD setuju dengan oral seks ? Selagi anda menggemari, lakukanlah. Tentu dengan persyaratan anda menjaga kebersihan dan yakin kalo anda tidak memiliki penyakit yang bisa menular. Anda kudu menjaga kebersihan organ kelamin dan tidak segan – segan memeriksakan diri ke dokter.
Jika anda melakukan secara “acak “dan tidak bertanggung jawab, tentu akhirnya menimbulkan malapetaka bagi pasangan anda.
Banyak kaum muda yang masih pacaran juga melakukan seks oral, dengan berbagai pertimbangan. Untuk mencegah terjadinya kehamilan. Pendapat seperti ini sangat “menyesatkan”kaum muda. Karena dia akhirnya tidak mengindahkan, bahwa masih banyak lagi resioko yang muncul akibat seks oral ini.
Tulisan diatas bukan “ocehan “ DD azah, lhoh. Tetapi sudah “diuji” dan dipraktekkan sebelum ditulis. DD sudah mengenal betul dan merasakan “pahit dan getirnya” dalam dunia bercinta ( ceilee…..!! )
Ambil baik – baiknya aja, dech.
Pesan DD ” Sayangi pasangan anda, dan berikan yang terindah dan yang terbaik yang anda miliki. Memaksa adalah taboe.”

58 tanggapan so far ↓
djunaedird // 10 Maret 2008 pada 12:42
Menurut saya asal kompak, saling pengertian, tanpa ada paksaan dalam poelaksanaan, itu sudah lebih baik dan tak berdosa.
almascatie // 11 Maret 2008 pada 14:45
wuihhhhhhhhhhhhhhhhh
Inaz // 12 Maret 2008 pada 04:48
hmmmm….
romeo1968 // 12 Maret 2008 pada 07:26
kalau kedua pihak bisa saling menikmati, ya tidak dosa. yang dosa itu adalah melakukannya dengan wanita lain (selingkuh) sedangkan pasangan yang sah diabaikan.
Posisi bercinta sangat bagus untuk meganti suasana bercinta sehingga tidak menimbulkan perasaan seks yang membosankan
javanese-script // 13 Maret 2008 pada 10:41
tuk oral seks, setau saya di kalanagn muslim masih ada perdebatkan, boleh apa tidak
tapi untuk posisi yang lain bagi ku gak masalah
dj // 14 Maret 2008 pada 05:42
Alamak………………………………..segitunya…………………………….brarti manusia skrg hampir mmenyerupai hewan…………….dong
jambi city // 14 Maret 2008 pada 05:44
Jangan gila Dong…………………….?????????????????????????…………….
secret // 14 Maret 2008 pada 14:38
kalo udah menikah sah secara agama ya gak dosa… bagaimanapun gayanya kalo udah sah menikah yach gag dosa…
kalo belom nikah brti zina…
dan zina itu berdosa…
jadi apapun gayanya, yg ntuin dosa atau gag itu sah’a dlm agama !.
Sandra Dewi // 16 Maret 2008 pada 23:09
Saya suka yang doggystyle…nikmatnya terasa
Redbugs // 18 Maret 2008 pada 00:43
well, ikut nimbrung dikit ach….
yg DD tulis diatas ada benernya, satu sisi kesehatan sisi lainnya adalah pleasure (kesenangan-sayang-membahagiaan-notabene inti bercinta dengan pasangan). sudah semestinya sat bercinta komunikasi pun dilakukan, namanya manusia dah kodratnya punya sikap gak puas, sering posisi misionaris yah terkadang juga butuh variatif (kaa hidup, khan ga melulu monoton pasti ada variasi) tips supaya bercinta aman, dinikmati berdua, ga ada beban (bercinta aja mesti pake ngebebanin pikiran ya ga ada nikmat2nya). coz Sex=Fun
1. saling mawadah-”cinta”.
2. komunikasi-tanya pasangan (setuju ga buat variasi bercinta,setuju ga variasi posisi bercinta)
3. saling pengertian
akan lebih baik setiap pasangan lebih mengenal sifat masing2 karna itu akan membantu lho.
tq
Mr_Waled // 18 Maret 2008 pada 05:45
hehehhe pokoknya hajar saja mau makan bakso di depan wc atawa di mana jua pokoknya hajar ” ayo gila donk”
4chu_dy // 18 Maret 2008 pada 13:14
Ikut4n nimbrung donk jenk….!!!ceneng b4nget dEch b4c4ny4…
Kalo nurut ak sich…mo apa aja yg penting sesuai selera yg ngelakuin tuh…Pokoknya g ama laki/bini orang laen aja sah wae-lah…. Kudu didasari peNgerTian ma taNgGung jAwaB, Buk…!!!!
braven // 19 Maret 2008 pada 09:33
semua posisi enak mbak…..asal ga menyiksa diri
Ria // 21 Maret 2008 pada 04:17
Astagfirullah…..dunia ini makin panas..
“Wahai orang2 yg beriman,taubatlah km sekalian,sebenarnya azab Allah sangatlah pedih,taubatlah sebelum hari kiamat menjelang”
juliach // 21 Maret 2008 pada 15:22
Kalo mo bercinta yg aman : Ya dua-duanya check ke dokter & lab dulu. Udah gitu ngak gonta-ganti pasangan & fair, ya!
Udah gitu, jauhkan dari apa aja yg mengusik: agama, pekerjaan, keluarga, dll.
Semua gaya bisa dicoba dan lokasinya juga bisa digonta-ganti. Yakin deh bisa ketagihan.
taqs // 26 Maret 2008 pada 16:03
Gak ada yg dosa selama sudah disatukan oleh TUHAN…
Posisi apa aja enak… yg penting bisa ORGASME…..
Indonesia Today // 31 Maret 2008 pada 11:56
Selama hubungan tidak diexpose keluar saya kira syah-2 saja. Karena itu merupakan rahasia pribadi masing-2. Good Tips !
firman bro // 2 April 2008 pada 14:15
MMM ternyata istriku suka banget dengan gaya doggystile, katanya lebih nikmat banget !! dan lagi-lagi ini bukan kesukaan para pria tapi wanita pun menyukainya.. Bahkan untuk urusan oral lebih hebat lagi… Hmmm
ucok pengkrang // 8 April 2008 pada 11:50
Thanks infonya.
Aku memang sedang cari referensi, gaya-gaya seperti apa yg dilarang agama, tapi tidak menemukan yg pas. Paling kita membuat pembenaran sendiri bahwa itu kegiatan pribadi dan sdh utamakan mslh kebersihan. Tapi bagi yg beriman pasti mikir, kan ada malaikat dan Tuhan Yang Maha Melihat……..
Kalo ragu ya gak usah dilakukan. Bagi orang dewasa, sex itu tanggung jawab, bukan sekedar melepas ‘dahaga’……
Benar @firman bro, doggystyle malah jadi finishing touch, sangat disukai pasanganku…..;) Tapi dia gak mau aku melakukan oral sex padanya, katanya sangat merendahkan aku dan tidak sehat/bersih. Untuk sebaliknya…, kan disunat, jadi relatif bersih.
Tapi apapun gayanya, sex yg menyenangkan bila ada komunikasi, saling pengertian, saling menyayangi dan menghormati, bukan hanya saat melakukannya tapi juga dalam keseharian.
patriaprathama // 10 April 2008 pada 06:33
kjxdlslf’
dg
Salman Aljazuli // 3 Mei 2008 pada 15:15
saya ingin lihat yang fotonya yang punya blognya apa mempraktekannya
Peler-cute // 9 Mei 2008 pada 09:30
klo aq senang gaya miring trus lanjut istri di atas ‘
truz abiz itu oral . n
selanjutnya rasain aja sendiri . makanya buruan merit \\===
enak coy surga dunia
si Cute punya si Cute // 10 Mei 2008 pada 14:35
ok ok z!
soal ny selagi pasangan qt menikmati & qt menikmati its ok
imoet // 11 Mei 2008 pada 06:52
Menurut Q posisi bercinta bukan merupakan hal utama untuk mencapai kenikmatan bercinta yang penting kompak aja booO nyari variasi gaya kaliii aja ada temuan baru yang lebih dahsyaT!!!!! OughhT my God…., Bukannya bercinta n ngelayanin pasangan itu ibadah.
chan // 21 Mei 2008 pada 01:44
damanapun makan kalau uda milik kita yng penting kenyan dan nikmat
Randalz // 5 Juni 2008 pada 07:28
menurut cowo kebanyakan posisi apa aja selalu nikmat tapi bagi cewe terasa menyiksa.. bagi kami seeh yang penting mantaaaaaaaaaaaaaaaap….!!!!!
Menyink // 6 Juni 2008 pada 09:05
@ Ria
Anda Pasti juga suka kalo di “DoggyStyling”..
weheheheehe….
Peta Gratis // 7 Juni 2008 pada 06:26
waduh…
kok saya banyak yang nggak tahu kalau ada gaya begituan ya…
katrok bener saya ini
the dhy // 7 Juni 2008 pada 07:19
posisi bercinta saya rasa memeng perlu karena untuk mendapat kenikmatan yang lebih
agustinus // 16 Juni 2008 pada 06:50
waktu saya SMA Saya suka berbagai cara bercinta gaya bebas,semua cara saya coba dan rasanya asik banget tuh.ngak ada rasa berdosa apalagi pasangan saya suka juga dengan ajakan bercinta gaya yang elegan seperti yang kami lakukan ngak ada unsur dominan aku dibawah atau di atas.yang penting rasanya nikmat dan waktu klimaks ngak ada gangguan dari pihak lain itu udah bagus.ngak ada rasa dosa sama sekali kan sama-sama menikmati rasa yang aduhai.
MarIna // 17 Juni 2008 pada 08:10
ne, kami ngisi bareng!!!!!!!!!
aq ceweknye: kadang jijik!!!enekkkkkkk!!!!cz gede banget !@@@!!!!kadang seee aq pikir dosa… tapi kalo lagi pengen dilakuin aja.
ya cari t4….
enaknya c malam”……
aq cowoknye: yang dosa itu nikmat !!!!
iin // 25 Juni 2008 pada 02:47
semua gaya bercinta itu asik dan penuh gairah, apalg kalo dengan pasangan yg kita cintai rasanya pengen tiap hari …euy…
Anonim // 25 Juni 2008 pada 15:56
katroboy // 1 Juli 2008 pada 10:06
setuju ama iin! hheehe..
dudi // 5 Juli 2008 pada 12:48
seharusnya yang namanya pacaran tetap aja dosa kecuali pacaran sesudah nikah
djoko // 23 Juli 2008 pada 14:02
pandai-pandailah engkau menggunakan waktu untuk kenikmatan ini asal tidak melampaui batas
Fery // 30 Juli 2008 pada 03:25
Semua gaya sie oke2 aja slama kedua pasangan merasakan sama2 kenikmatan …..
sanj1 // 2 Agustus 2008 pada 02:12
G saranin seeh jangan sampe doggy style trus oral! emang enak makan kotoran orang!^^
Julz // 4 Agustus 2008 pada 07:29
aduh gayanya kurang hot..
leli // 24 Agustus 2008 pada 07:11
Menurut aku sih, posisi ga jadi masalh yang jadi masalah itu, lama bgt jadi klimax nya, jadi dosa deh gaya apa aja dilakukan, hehehe,,,, semua gaya asiiiik….
kenji_18 // 17 September 2008 pada 08:33
wow . . .
To // 27 September 2008 pada 02:08
Cew // 27 September 2008 pada 02:28
Nur anisa // 27 September 2008 pada 02:38
Cew // 27 September 2008 pada 06:14
BANG VTZ // 14 Oktober 2008 pada 21:52
BULLSHIT,,, sexs tuh ga dosa!!!!!! tp kbutuhan, mau gaya depan blakang oral anal,, gda yg dosa,,, emang manusia tau rahasia langit, tau dosa apa ngga,, soo jgn muna dwehhhhhh!
coco // 18 Oktober 2008 pada 11:42
so what gitu loh emang kalo suka napa????….
tttiii // 24 Oktober 2008 pada 10:26
gila banged ya ada-ada aja posisi bercinta yang udah ditemukan
deni // 14 November 2008 pada 03:05
heeeeeee…………………. kok beda dengan judul aslinya sex yang tidak berdosa?
brandals // 17 November 2008 pada 19:32
sexx akan aman jika kita dah nikahhhhh and satu yang gak bolehhh jangan ngelakukan sex di dubuhhhhh selainnnnn joroookkk dan juga dilarang keras ama agamaaaaaa
kalo masalahhhhh gaya semua boehhh mauuu gaya kayang,gaya jecy chennn mau gaya kuda terbang,kudah jatuhhhh kuda masuk comberan apa punn lahhhhh yang penting nikahhh dulu dan lakukan dengan senag sama senang.(suami istri) okkkkkkkkk
AGUZ // 23 November 2008 pada 09:47
memang enak….
apalagi gaya 69 mebading….
didik // 27 November 2008 pada 04:11
saya tidak mau komentar banyak! yang penting tahu sama tahu dan tidak ada keberatan untuk komentar DD aku kurang sependapat karena komentar tidak sama dengan kenyataan. beda kan boleh asal rukun
rendi // 20 Maret 2009 pada 09:16
@ ria
klau km mau bertobat kenapa kamu bisa masuk ke sini. kalau soal gaya engak penting yg penting saling sayang n sama2 mau. tanpa unsur pemaksaan
ya…. klu bisa yg wajar2 aje….
yg penting sama2 puasssssssssssssss……….
Bejoo // 10 Juni 2009 pada 19:51
wah asik niyh ntar dipraktekin ahh
ma pacar
hukekekekekekekekek..!!
DIAN // 10 Agustus 2009 pada 03:31
Wanita diatas dan pria dibawah
2. Doggystyle
3. Seks Oral
Zanuar // 23 September 2009 pada 11:02
wah……………gk jadi selingkuh dech……aku……!!!
Balada Cinta // 21 November 2009 pada 10:57
Ummhhh…sange euiy….
ajurna // 1 Desember 2009 pada 04:20
mantab… langsung dipraktekkan ach . . .