“Dewa Dewi” ( Nominator kategori Women’s Issues, Pesta Blogger 2007 )

Ritual jenasah yang amat sangat mengerikan !! ( 18 tahun keatas )

28 September 2009 · & Komentar

Tibetan_historyUntuk menulis artikel ini, sebenarnya DD tidak mau berpanjang lebar. Karena ini berkaitan dengan tradisi dan budaya masyarakat Tibet, setidaknya sahabat – sahabat bisa mencarinya sendiri lewat bantuan Google.

Artikel ini berkaitan dengan prosesi perawatan jenasah. Yang sudah pastiberkaitan dengan agama, budaya dan kultur suatu  masyarakat atau negara,  yang dalam konteks kali ini masyarakat Tibet.

Foto – foto yang   dipajang dalam artikel ini amat sangat mengerikan, jadi jika anda tidak merasa perlu, langsung saja menghentikan membacaartikel ini dan tidak perlu melihat foto yang bersangkutan.

DD tidak bisa memberikan penjelasan yang lebar tentang prosesi ini, karena berkaitan dengan sumber yang DD baca juga tidak mengulas secara lebar.  Sekali lagi, cari saja penjelasan ritual seperti ini lewat Google.

Situs yang memuat foto ini, DD dapat dari  blog : Geenstijl . Blog  yang menduduki peringkat paling atas dinegeri Belanda. Blog yang paling kontroversial &  paling kasar, dan paling banyak dikunjugi.

Blog ini ini “>begitubanyak pengikutnya ( sekitar 500.000 ), dan tahun ini berhak membuat rumah produksi dan menjadi stasiun televisi. Uh, gila, deh. Dari blog menjadi  televisi.

Oke, kita kembali ke permasalah diatas, tentang prosesi rawat jenasah.  Yang ddengan “>alamhal ini bagian dari rangkaian siklus kehidupan. Jenasah akan menyatu dengan alam,  baik dengan cara dikubur atau  dibakar.

Alam akan menjadi persinggahan terakhir. Jika jenasah dikubur, mayatakan menjadi santapan cacing tanah atau sejenisnya. Tetapi ada cara lain ! Yaitu dengan memberikan jenasah  kepada burung – burung pemangsa mayat manusia. Memberikan mayat manusia kepada makhluk alam,  agar siklus kehidupan terus berputar. 

Foto selengkapnya  bisa dilihat  di    di sini    !!

Kategori: Artikel
Ditandai: , , ,

46 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar