vrouwen.jpg

”  Terjadinya peristiwa yang muncul secara  tiba – tiba,  yang mempengaruhi dan merubah hidup,  adalah hal yang paling sulit untuk diterima, ”  Hal ini diungkapkan  oleh Drs. Joop Roelofs, seorang psikolog asal Belanda. 

Terjadinya peristiwa yang tragis  atau  yang menyedihkan secara tiba – tiba,   ibarat  sebuah  kejatuhan. Karena setiap orang sudah terbiasa mempunyai peran sebagai sutradara atas kehidupannya sendiri. Ketika akhirnya orang tersebut jatuh akibat peristiwa buruk,  dia merasa terbanting kecelah hitam yang membuatnya sukar menerima dan menanggung keadaan.

Manusia mempunyai kecenderungan  memfungsikan diri seperti pilot, yang mengambil  alur perjalanan yang  sama dan sederhana. Ketika orang tersebut akhirnya merasa terpaksa untuk mengambil jalan yang lain ( berputar haluan ), akhirnya orang tersebut baru merasakan, kalau jalan tersebut juga tidak salah untuk dilakukan.

Terdengar aneh . Tetapi kenyataannya, seseorang perlu berada dalam keadaan krisis,  untuk mengetahui bahwa sebanarnya hidupnya tidak oke. Orang tersebut perlu mengambil jalan hidup alternatif, dan tidak itu – itu saja.

Langkah – langkah yang perlu diambil disaat krisis ;

1. Tetap merawat diri.

Tetaplah menjaga penampilan. Jangan menyesali diri dan meratapi diri dengan membiarkan penampilan awut – awutan. Dengan tetap menjaga penampilan, akan meningkatkan rasa percaya diri. Tetap ramah dengan orang lain, dan jika orang yang kita hadapi ramah kepada kita, akan semakin  memberikan  semangat hidup.

2. Jangan menutup diri

Tempat tidur sepertinya pelabuhan kedamaian buat orang yang sedang dilanda kesedihan, tetapi ini bukan  tempat yang abadi. Buatlah kontak dengan orang yang anda percaya. Dan curahkan perasaan anda, untuk meringankan beban anda. Jangan menutup diri dikamar atau di rumah terus menerus, karena akan mengecilkan hati dan semangat anda.

Jangan hanya berpangku tangan di rumah. Lakukanlah sesuatu, mulai dari menyapu dan membersihkan rumah. Keadaan rumah yang bersih memberikan pancaran hati yang bersih.

3. Aktif Bergerak

Benar – benar bergerak. Seperti halnya jalan – jalan atau bersepeda, dll. Karena   dengan mengaktifkan tubuh, akan mengurangi beban pikiran yang sedang  kalut. Dengan cara rileks seperti ini,  pikiran dirangsang untuk menata kembali  dari segala bentuk  permasalahan yang berserakan di isi kepala.

4. Mencari  Hiburan

Dengan menikmati hiburan, pikiran kita bisa melupakan sejenak dari permasalahan yang ada. Agar tekanan yang ada tidak semakin memberat.  Tetapi jangan lupa, hiburan hanyalah melupakan permasalahan sementara.

5.  Membuat Tujuan

Ini adalah langkah kecil yang menjadikan pilar kehidupan. Ini adalah langkah  tepat untuk menuju arah yang  tepat.

6. Bayangkan bahwa ini bukan krisis yang pertama kali.

Dengan merealisasikan bahwa krisis ini sudah pernah anda alami, memberikan semangat dan rasa percaya, bahwa  kita mampu keluar dari permasalahan ini. Krisis akan berlalu seperti yang pernah terjadi dimasa lalu.( sumber  : viva )

Semoga sukses menghadapi krisis !