6523041Ada apa dengan Ehsan Jami ?  Pertanyaan ini tentu saja  mengalir deras kearah pria muda yang masih berusia 23 tahun tersebut.

Sebagai politikus muda yang  “notabene”  kaum pendatang asal Iran, dia bisa dibilang sukses merambah dunia politik di negeri kincir angin.

Namanya melambung cepat baik didalam negeri Belanda, maupun dikancah dunia internasional.

Dengan mengusung “embel – embel” mantan muslim,  pria ini gigih sekali memprovokasi agama Islam dengan ide – idenya.  Tak heran, namanya cepat atau lambat  akan meroket  jauh, seperti halnya politikus ulung Geert Wilders dengan anti Islamnya.

6523243Tanggal 9 Desember merupakan hari mendebarkan buat Ehsan Jami, yang beberapa waktu lalu sempat babak belur “digebukin” sekelompok anak mudah yang tidak rela Sang  Nabi junjungannya diolok – olok terus oleh Ehsan  Jami.

Hari  Selasa yang telah lewat  film Ehsan  Jami  meluncur dan diputar untuk kalangan umum.

Film “An Interview With Muhammed”  yang dikerjakan oleh Ehsan Jami sendirian selama 5 bulan tersebut, mengundang kritik jauh lebih sedikit dibandingkan dengan film Geert Wilders.

6524303Banyak yang bilang terlalu amatiran dan kurang berbobot.

Film berdurasi 15 menit tersebut menggambarkan wawancara antara Ehsan  Jami dengan pria “bermasker”  yang diasosiasikan  dengan gambar  Nabi Mohammad.

Wawancara diawali dengan usulan  Nabi agar disapa “Mo ” agar lebih ringkas dan tidak berkepanjangan.

Didalam film tersebut juga  digambarkan kegelisahan  Nabi, kenapa orang – orang Islam jadi memusuhi Geert Wilders, yang memang tidak mengenal Sang  Nabi dengan baik.

Lepas dari banyaknya  kalangan politik yang tidak menyetujui peluncuran film diatas ( seperti halnya peluncuran film “Fitna” ) toch film tersebut akhirnya meluncur juga,  dengan dalih kebebasan berpendapat dan beropini.

Dengan peluncuran film ini setidaknya film bernada anti islam sudah bertambah lagi, dari  Ehsan  Jami yang  lebih senang disebut sebagai Atheis,  sama  seperti halnya Geert Wilders.

Jika ingin melihat filmya silahkan buka  DISINI  dan tekan  kata  interview pada artikel  paragraaf pertama, baris kedua.

Jika ingin membandingkan dengan film” Fitna “dan film “Anti Fitna” ( anti film Geert Wilders ) silahkan buka DISINI.